Kesehatan Nasional

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Kemenkes Pantau Gizi Anak Sekolah Setiap 6 Bulan Sekali

Jakarta | klikku.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah akan dipantau secara ketat.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan, status gizi penerima manfaat akan diukur secara berkala setiap enam bulan melalui survei gizi nasional.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, mengatakan evaluasi itu akan dilakukan dengan mencatat tinggi badan dan berat badan anak sekolah penerima MBG secara by name, by address. Data tersebut bakal masuk dalam laporan kesehatan nasional.

“Survei gizi nasional selama ini dilakukan setahun sekali untuk mengetahui prevalensi stunting. Sekarang ditambah, khusus anak-anak sekolah di atas usia lima tahun akan diukur perkembangannya tiap enam bulan. Jadi kita bisa benar-benar melihat dampak program MBG ini,” ujar Budi di Jakarta, Kamis (2/10).

Menurut Budi, pengawasan itu akan melengkapi data program Cek Kesehatan Gratis yang juga berjalan di sekolah-sekolah. Dengan begitu, pemerintah memiliki gambaran jelas tentang kondisi gizi generasi muda sekaligus dampak nyata dari MBG.

Aries Marsudiyanto, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, menambahkan program MBG merupakan investasi besar untuk mencetak generasi sehat dan pintar. Ia mencontohkan Brasil yang sudah menjalankan program serupa sejak 1955 dengan 40 juta penerima manfaat.

“Di sana program selesai dalam 11 tahun dengan hasil signifikan. Di Indonesia, meski belum genap setahun, penerima manfaat MBG sudah mencapai 30 juta orang,” tegas Aries.

Sementara itu, Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Pangan, menilai program MBG punya cakupan dan dampak yang luas, namun tantangannya juga besar.

Karena itu, pemerintah tengah menyiapkan aturan tata kelola MBG dalam bentuk Peraturan Presiden atau Instruksi Presiden yang ditargetkan rampung dalam sepekan.

“Aturan itu akan menjelaskan pembagian tugas antar kementerian dan lembaga agar pengelolaan MBG lebih efektif,” kata Zulhas.

Pemerintah optimistis, dengan pemantauan gizi secara berkala dan sistem tata kelola yang kuat, program MBG bisa benar-benar mewujudkan cita-cita: melahirkan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh. R3D


 

93

Baca Lainnya