Daerah Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:58 WIB

7 jam yang lalu

logo

Dok Gambar ist Anam klikku.id.

Dok Gambar ist Anam klikku.id.

Dari Lapangan Menuju Pucuk Kepemimpinan, Nanik Sudaryati Deyang Dipercaya Nahkodai BGN

BANGKALAN | klikku.id – Di balik sebuah jabatan strategis, sering kali tersimpan perjalanan panjang yang tidak banyak diketahui publik. Begitu pula dengan sosok Nanik Sudaryati Deyang, perempuan yang kini dipercaya Presiden Prabowo Subianto memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).

Bagi sebagian orang, pengangkatan Nanik sebagai Kepala BGN mungkin hanya dipandang sebagai pergantian pucuk pimpinan sebuah lembaga negara. Namun bagi mereka yang mengikuti perjalanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal, nama Nanik bukanlah sosok yang asing.

Ia bukan hanya dikenal sebagai pejabat yang bekerja dari balik meja. Selama ini, Nanik kerap terlihat berada di tengah-tengah pelaksanaan program, menyapa petugas dapur, berdialog dengan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga memastikan makanan yang tersaji benar-benar sampai kepada anak-anak Indonesia dengan kualitas yang baik.

Ketua Perkumpulan Jurnalis Bangkalan (PEJALAN), Syaiful Anam, S.Pd, menilai kepercayaan yang diberikan Presiden kepada Nanik merupakan buah dari dedikasi panjang yang dibangun melalui kerja nyata di lapangan.

“Jabatan itu bisa diberikan, tetapi kepercayaan harus diperjuangkan. Saya melihat Ibu Nanik adalah salah satu figur yang mendapatkan kepercayaan itu melalui proses panjang dan kerja nyata yang selama ini ditunjukkan kepada masyarakat,” ujar Anam.

Menurutnya, pengangkatan Nanik menjadi Kepala BGN mengirimkan pesan penting bahwa negara masih memberikan ruang bagi sosok yang memahami persoalan secara langsung, bukan sekadar melalui laporan administratif.

Anam menuturkan bahwa keberhasilan suatu program nasional tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh pemimpin yang memahami denyut kehidupan masyarakat di lapangan.

“Ketika seorang pemimpin pernah melihat langsung bagaimana makanan dipersiapkan untuk anak-anak sekolah, bagaimana tantangan yang dihadapi dapur MBG, bagaimana harapan para orang tua terhadap masa depan anak-anak mereka, maka kebijakan yang lahir akan memiliki sentuhan kemanusiaan yang lebih kuat,” katanya.

Di mata Anam, program pemenuhan gizi bukan sekadar urusan makanan. Di balik setiap porsi yang tersaji terdapat harapan besar bangsa untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.

Karena itulah, lanjutnya, kepemimpinan BGN membutuhkan figur yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga kepekaan sosial dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

“Anak-anak yang menerima manfaat program ini bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah masa depan Indonesia. Maka pemimpin yang mengelola program ini harus memiliki hati yang dekat dengan rakyat,” ungkapnya.

Anam juga melihat keputusan Presiden Prabowo sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok perempuan yang selama ini konsisten mengabdikan dirinya dalam berbagai tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pembangunan sumber daya manusia.

Ia berharap amanah baru yang diemban Nanik dapat semakin memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, meningkatkan kualitas layanan SPPG, serta memperluas manfaat program bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Semoga kepemimpinan Ibu Nanik membawa semangat baru bagi BGN. Bukan hanya melanjutkan program yang sudah berjalan, tetapi juga menghadirkan inovasi yang semakin mendekatkan negara dengan kebutuhan rakyat. Sebab pada akhirnya, pembangunan bangsa dimulai dari kualitas manusianya,” tuturnya.

Sebagai insan pers, Anam meyakini media memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi generasi penerus bangsa.

“Pers dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Indonesia yang lebih baik. Kami berharap sinergi itu terus terjalin demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih sehat dan lebih kuat,” pungkasnya.

Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN mungkin menjadi satu di antara banyak peristiwa pergantian pejabat negara. Namun di balik itu, tersimpan harapan jutaan keluarga Indonesia yang mendambakan generasi penerus tumbuh sehat, cerdas, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

(Redaksi)


 

41

Baca Lainnya