Kesehatan Nasional Pendidikan

Jumat, 3 Oktober 2025 - 06:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Ciptakan Bible Warp Ramah Lingkungan dari Limbah Kertas & Jagung, Mahasiswa UNAIR Sabet Juara Nasional

Surabaya | klikku.id – Sampah plastik dari belanja online kian menggunung. Hampir setiap paket dikemas dengan bubble wrap sekali pakai. Dari keresahan itulah, tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) menciptakan solusi cerdas bernama CornCycle.

Produk inovatif itu bukan hanya berhasil menjadi alternatif pengganti bubble wrap, tapi juga mengantarkan tim bernama Smart Squad meraih Juara I Business Plan Competition dalam ajang Young Entrepreneur Week (YEW) 2025 yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jumat–Sabtu (26–27/9).

Ketiga mahasiswa itu adalah Ellena Sasmita Prananta, Nayla Nafi Andini Nur Hendrianto, dan Ikrimatus Sa’idah. Mereka mengusung ide pemanfaatan limbah kertas dan jagung gagal panen menjadi bungkus ramah lingkungan yang bisa dipakai berulang kali.

Ellena, ketua tim, menjelaskan ide ini lahir dari fenomena meningkatnya transaksi daring yang berbanding lurus dengan tingginya sampah plastik. Bubble wrap menjadi salah satu penyumbang terbesar.

“CornCycle bisa dipakai 3–5 kali sesuai kebutuhan. Setelah masa pakainya habis, bungkus ini bisa langsung terurai di tanah tanpa meninggalkan mikroplastik,” ungkapnya.

Bagi dewan juri, konsep itu tidak hanya menjawab kebutuhan pasar, tetapi juga sejalan dengan tren distribusi berkelanjutan di era digital. Bahkan, CornCycle dinilai punya peluang besar untuk masuk industri logistik dan e-commerce yang kian tumbuh.

Meski belum bisa menghadirkan prototipe sesuai mock-up karena keterbatasan sumber daya, Smart Squad tetap tampil memukau. Mulai dari penyusunan Business Model Canvas (BMC), proposal, hingga presentasi PowerPoint yang komprehensif.

Mereka mengulas tuntas mulai dari identifikasi masalah, analisis PESTEL, strategi marketing, hingga proyeksi keuangan berbasis data.

“Kompetisi ini memberi banyak insight baru dari dewan juri. Kami jadi lebih semangat untuk terus mengembangkan ide yang bukan hanya menguntungkan, tetapi juga memberi dampak baik bagi lingkungan,” tambah Ellena.

Kemenangan Smart Squad tak lepas dari solidnya kerja tim. Masing-masing anggota memainkan peran penting, mulai dari riset pasar, desain konsep, sampai pengemasan ide agar mudah dipahami audiens.

“Kerja sama yang rapi membuat kami bisa menutup kekurangan di bagian prototipe. Itu yang akhirnya menjadi nilai plus,” ujar Ellena.

Dengan prestasi ini, CornCycle diproyeksikan tak hanya berhenti sebagai ide. Ke depan, tim berkomitmen untuk mengembangkannya agar bisa benar-benar digunakan sebagai solusi pengganti bubble wrap sekali pakai. @Man


 

82

Baca Lainnya