Nasional

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Pemerintah Optimistis Kampung Haji Tekan Biaya Ibadah ke Tanah Suci

MALANG | klikku.id – Pemerintah optimistis keberadaan Kampung Haji akan membantu menekan biaya ibadah haji bagi jamaah Indonesia.

Proyek ini masih dalam tahap negosiasi dan lelang lahan, namun diproyeksikan mampu memangkas berbagai komponen biaya perjalanan ke Tanah Suci.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Irfan, mengatakan konsep Kampung Haji akan menampung hingga 200 ribu calon jamaah dalam satu kawasan terintegrasi. Dengan sistem terpusat, biaya operasional dan logistik diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

“Insya Allah, kalau bisa terlokalisir 200 ribu orang di satu tempat, itu bisa mengurangi biaya haji,” ujar Gus Irfan di Kota Malang, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, pembiayaan proyek Kampung Haji akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), sementara Kementerian Haji dan Umrah berperan sebagai pengguna fasilitas (user).

Pihaknya juga akan memberikan masukan terkait sarana dan fasilitas pendukung yang dibutuhkan jamaah selama berada di Tanah Suci.

“Kami harapkan satu atau dua tower di Kampung Haji bisa digunakan pada tahun 2028. Totalnya nanti akan ada puluhan tower untuk menampung sekitar 200 ribu jamaah,” jelasnya.

Selain itu, Gus Irfan mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengkaji langkah penurunan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Tahun lalu, biaya haji reguler tercatat sebesar Rp89,4 juta, turun dari periode sebelumnya yang mencapai Rp93,4 juta.

Meski demikian, ia menilai penurunan biaya haji bukan hal mudah karena dipengaruhi faktor eksternal seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar dan riyal Saudi.

“Kalau harga komponen tetap tapi rupiah melemah, maka nilainya otomatis ikut naik,” katanya.

Namun, kabar baiknya, sektor layanan masyair, mencakup Arafah, Muzdalifah, dan Mina, sudah mengalami penurunan biaya sebesar 200 riyal atau sekitar Rp886 ribu per jamaah mulai tahun ini.

“Kami terus mencari cara agar biaya haji bisa lebih terjangkau. DPR juga akan membentuk Panja Biaya Haji pada 27 Oktober nanti untuk membahas hal ini,” ujar Gus Irfan optimistis.

Ia menegaskan, langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem penyelenggaraan haji yang lebih efisien, transparan, dan berpihak pada jamaah. R3d


 

109

Baca Lainnya