Internasional Pemerintahan

Sabtu, 22 November 2025 - 21:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Gibran Kenalkan QRIS sebagai Sistem Pembayaran Simpel di KTT G20

JOHANNESBURG | klikku.id — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mempromosikan sistem pembayaran digital nasional QRIS sebagai solusi pembayaran yang mudah, murah, dan inklusif dalam pidatonya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu (22/11).

Dalam forum yang dihadiri para kepala negara dan pemimpin lembaga keuangan dunia itu, Gibran menegaskan bahwa digitalisasi ekonomi harus mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro dan kelompok rentan.

“QRIS adalah contoh bagaimana solusi digital yang sederhana dapat memperluas partisipasi ekonomi dan mengurangi ketimpangan,” ujar Gibran dalam pernyataan resminya, dikutip dari Antara.

Pada sesi pembahasan mengenai perdagangan global dan pendanaan pembangunan berkelanjutan, Gibran juga menyinggung perlunya sistem pembiayaan yang adil bagi negara berkembang. Menurutnya, akses pendanaan transisi hijau masih timpang dan membutuhkan reformasi.

“Dunia membutuhkan pembiayaan yang lebih mudah diakses, terprediksi, dan setara. Keseimbangan ini penting untuk adaptasi dan transisi energi yang adil,” tegasnya.

Indonesia, lanjutnya, telah mengalokasikan lebih dari separuh anggaran iklim nasional, atau sekitar 2,5 miliar dolar AS per tahun, untuk program mitigasi dan adaptasi.

Termasuk di dalamnya dukungan bagi UMKM hijau, asuransi pertanian, serta pembangunan infrastruktur berketahanan iklim.

Dalam kesempatan itu, Gibran juga menyoroti perkembangan teknologi finansial seperti aset kripto dan token digital, termasuk Bitcoin.

Ia menyebut inovasi tersebut menghadirkan peluang baru, namun tetap memerlukan tata kelola yang kuat.

“Oleh karena itu, Indonesia mengusulkan dimulainya dialog global mengenai economic intelligence sebagai fondasi kebijakan ekonomi digital masa depan,” tambahnya.

Forum G20 tahun ini menempatkan isu ketahanan ekonomi global, transisi energi, dan inklusi digital sebagai agenda utama. R3d


 

123

Baca Lainnya