Daerah Hallo Polisi Hukrim

Kamis, 11 Desember 2025 - 13:51 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Dok klikku.id Anam Ka Biro Bangkalan.

Dok klikku.id Anam Ka Biro Bangkalan.

Keluarga Serahkan UM Lora di Salah Satu Pesantren Galis Bangkalan Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati Pada Polda Jatim

Bangkalan | klikku.id – Perkembangan penting terjadi dalam perjalanan kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati yang menyeret nama seorang lora di salah satu pondok pesantren wilayah Kecamatan Galis, Bangkalan. Setelah menjadi pemberitaan luas dan memicu kekhawatiran masyarakat, pihak keluarga akhirnya tampil kooperatif dengan menyerahkan terduga pelaku berinisial UM kepada aparat penegak hukum.

Penyerahan dilakukan pada Rabu pagi sekitar pukul 08.30 WIB oleh keluarga besar bersama sejumlah warga yang turut hadir. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen keluarga untuk mendukung penegakan hukum dan memperjelas duduk perkara yang selama ini ramai diberitakan.

“Atas dasar komitmen kami, keluarga besar, warga-warga, pada hari ini Rabu tepatnya jam 8.30, kami serahkan saudara kami, anak kami, UM, yang selama ini diberitakan sebagai terduga pelaku. Ini sebagai wujud komitmen dan sikap kooperatif kami kepada aparat penegak hukum,” ujar perwakilan keluarga.

Kasus ini mencuat setelah muncul laporan dugaan pencabulan yang dialami beberapa santriwati. Pihak pesantren sebelumnya juga menegaskan bahwa terduga lora tersebut tidak lagi berada di lingkungan pondok sejak kasus mencuat dan seluruh aksesnya telah ditutup demi menjaga kenyamanan dan keamanan santri lainnya.

Aparat kepolisian masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya lebih dari satu korban mengingat indikasi kuat bahwa tindakan itu dilakukan secara berulang.

Penyerahan UM oleh keluarga menjadi titik krusial dalam penyidikan. Sikap kooperatif tersebut diharapkan mempercepat proses penegakan hukum, memberikan kepastian kepada korban, serta meredakan keresahan masyarakat.

Pihak kepolisian menyampaikan apresiasi atas langkah keluarga dan memastikan bahwa proses hukum akan berjalan transparan serta sesuai prosedur yang berlaku.

Kasus ini masih menjadi perhatian serius masyarakat Bangkalan yang menanti tegaknya keadilan dan perlindungan maksimal bagi para korban.

(Anam)

272

Baca Lainnya