Ekonomi Bisnis Komunitas Peristiwa

Minggu, 14 Desember 2025 - 21:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Karya Tanpa Batas, Suara Disabilitas Bergema di Dafam Pacific Caesar Surabaya

SURABAYA | klikku.id – Ruang Pacific Sky Hall Dafam Pacific Caesar Surabaya mendadak terasa berbeda, Minggu (14/12).

Bukan sekadar hotel yang menjadi panggung, melainkan tempat di mana anak-anak disabilitas menyuarakan dunia mereka, melalui foto, musik, lukisan, dan cerita yang jujur.

Lewat program bertajuk Melihat Bersama #SetaraBerkarya, Dafam Pacific Caesar Surabaya menggandeng komunitas Disabilitas Berkarya, UPTD Kampung Anak Negeri, Melihat Bersama, serta Matanesia sebagai kurator.

Tujuannya menghadirkan ruang aman dan setara bagi talenta disabilitas untuk dilihat dan dihargai.

Sebanyak 18 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur memamerkan karya fotografi yang mereka hasilkan sendiri. Setiap foto menyimpan sudut pandang yang berbeda. Kadang sederhana, kadang penuh warna, tetapi sarat makna.

Bagi mereka, kamera bukan sekadar alat, melainkan cara bercerita tentang dunia yang sering luput dipahami.

General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, Hogi Budiarto, menegaskan bahwa acara ini bukan agenda seremonial.

“Kami ingin anak-anak ini benar-benar hadir. Bukan sebagai simbol, tetapi sebagai seniman dengan suara dan karya,” ujarnya.

Nuansa emosional semakin terasa ketika tiga musisi tunanetra, Krisna, Willy, dan Rafly, membuka acara lewat lantunan musik akustik. Tanpa visual, mereka justru menghadirkan kedalaman rasa yang menyentuh audiens.

Di sisi lain, perhatian pengunjung tersedot pada aksi live painting dua seniman tunarungu-wicara, Kiking dan Pina. Lewat gerakan kuas yang tenang, mereka menyampaikan pesan tanpa kata, bahwa ekspresi tak selalu membutuhkan suara.

Momen paling menyentuh hadir saat Sophie, salah satu peserta, menyampaikan pidato berbahasa Inggris di hadapan tamu undangan.

Ia berbicara tentang mimpi, keterbatasan, dan arti kesempatan. Sophie juga menyerahkan potret ibunya, hasil karyanya sendiri, sebagai bentuk cinta di momen Hari Ibu.

Tak kalah kuat, Aqsa, fotografer tunarungu-wicara, menyampaikan kisah di balik karyanya lewat bahasa isyarat. Pesannya sederhana namun dalam: ingin dikenali karena karya, bukan keterbatasan.

Melalui Melihat Bersama #SetaraBerkarya, Dafam Pacific Caesar Surabaya menegaskan bahwa inklusivitas bukan sekadar wacana. Ia harus dihadirkan, diberi ruang, cahaya, dan kepercayaan. AMan


 

196

Baca Lainnya