Kesehatan Pendidikan Peristiwa

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:29 WIB

4 bulan yang lalu

logo

UNUSA Salurkan Bantuan Air Bersih, Starlink, dan Obat-Obatan untuk RSUD Peusangan Raya Pasca Banjir

BIREUEN | klikku.id — Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung pemulihan layanan kesehatan di RSUD Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang terdampak banjir besar akhir November lalu. Bantuan tersebut diserahkan pada Rabu (24/12/2025) melalui program Unusa Peduli.

Bantuan yang diberikan meliputi instalasi air bersih lengkap dengan tandon, perangkat internet berbasis satelit Starlink, mesin genset, serta suplai obat-obatan. Dukungan ini ditujukan untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana.

Ketua Pelaksana Unusa Peduli, Ahmad Syafiuddin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen UNUSA dalam menjalankan peran pengabdian masyarakat, khususnya saat terjadi situasi darurat.

“Kami hadir tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memastikan apa yang kami berikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan. Semua disesuaikan berdasarkan koordinasi dengan tim satgas bencana dan pihak rumah sakit,” ujarnya.

Bantuan diterima langsung oleh Direktur RSUD Peusangan Raya dr. Agusnaidi, didampingi Kepala Seksi Pelayanan dr. Dara Farasina, Kepala Seksi Penunjang Ns. Faridhal, serta bendahara barang Kamariah S.Kom. Penyerahan bantuan turut disaksikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen dr. Zumrida, Sp.B, FINACS, FICS.

dr. Zumrida yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Satgas Bencana Gabungan menyampaikan RSUD Peusangan Raya memiliki peran vital selama masa tanggap darurat. Selain memberikan pelayanan medis, rumah sakit tersebut juga difungsikan sebagai posko utama dan lokasi pengungsian sementara.

“Dalam kondisi seperti ini, ketersediaan air bersih, listrik cadangan, dan akses internet menjadi kebutuhan krusial. Bantuan dari Unusa Peduli sangat tepat sasaran dan langsung berdampak pada keberlangsungan pelayanan kesehatan,” katanya.

Sementara itu, dr. Dara Farasina menjelaskan banjir menyebabkan keterbatasan pasokan air bersih di rumah sakit, padahal kebutuhan terus meningkat seiring masih adanya warga yang mengungsi di area RSUD.

“Dengan adanya instalasi air bersih ini, kami berharap operasional rumah sakit dapat kembali berjalan lebih optimal, termasuk untuk mendukung perbaikan fasilitas pascabanjir,” ujarnya.

UNUSA berharap kolaborasi lintas institusi seperti ini dapat mempercepat pemulihan layanan kesehatan dan membantu masyarakat Aceh bangkit dari dampak bencana. AMan


 

139

Baca Lainnya