Daerah Komunitas Peristiwa

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:43 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Buka Puasa Bersama GKA Zion Pos PI Tunggorono Jombang: Merajut Persaudaraan untuk Indonesia Bangkit

JOMBANG | klikku.id – Gereja Kristen Abdiel (GKA) Zion Pos PI Tunggorono Kabupaten Jombang menyelenggarakan acara buka puasa bersama warga RT 04/RW 006 Perumahan Tunggorono, dengan mengangkat tema “Merajut Persaudaraan, Bersatu Dalam Kepedulian Solidaritas Untuk Indonesia Bangkit”, Selasa (3//3/2026)

Acara yang diadakan di lokasi perumahan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan agama. Antara lain mantan Wakil Bupati Jombang Sumramba, berserta istri Ibu Wiwin Isnawati kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Pendeta Suyanto dari GKA Zion, Gus Aan Ansori ( Gus Durian)sebagai tokoh agama, serta Kepala RW dan Kepala RT wilayah tersebut, bersama ratusan warga masyarakat dari berbagai latar belakang.

Dalam sambutannya, Pendeta Suyanto menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dan antarwarga, serta mengingatkan pentingnya kepedulian bersama.

“Kepedulian bersama merupakan pondasi krusial dalam membangun bangsa, karena bertindak sebagai pengikat solidaritas sosial yang memungkinkan masyarakat hidup harmonis, tangguh dan maju di Indonesia, nilai ini berakar pada budaya gotong-royong dimana setiap warga negara saling membantu dan dibantu untuk menciptakan persatuan di tengah keberagaman suku ,ras, dan agama,” jelasnya

Mantan Wakil Bupati Sumramba menambahkan bahwa solidaritas antar umat beragama adalah perwujudan toleransi ,rasa kesatuan, dan saling peduli untuk menciptakan harmoni sosial, ini mencakup saling menghormati menjaga silaturahmi sebagai pondasi utama untuk kemajuan daerah dan negara, contoh tindakan nyata solidaritas beragama,aksi sosial, Membantu tetangga yang tertimpa musibah atau gotong – royong membersihkan lingkungan tanpa membedakan agama,

Pengamanan ibadah, pemuda Muslim ikut menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas di sekitar gereja di saat perayaan natal, saling menghormati,serta memberikan ruang dan ketenangan bagi umat lain yang sedang beribadah.

Sementara itu, Wiwin mengajak semua hadirin untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan saling menghargai perbedaan beragama, Perbedaan agama adalah perwujudan nyata dari Pancasila (terutama sila pertama dan kedua) Serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika, inilah Indonesia yang sesungguhnya,

“Kita semua ini adalah saudara, mempunyai tugas yang sama untuk menjaga alam ini menjadi seimbang untuk hubungan Manusia dan Tuhan dan itu menjadi tanggung jawab semua umat beragama,” tegas Wiwin,

Gus aan, juga menyampaikan ada banyak perbedaan antara Islam dan Kristen tapi tidak sedikit persamaan salah satunya Puasa.

“Puasa berfungsi sebagai pemersatu umat beragama karena memuat nilai-nilai universal seperti pengendalian diri , empati, dan peningkatan ketaqwaan yang diakui hampir semua agama (Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Yahudi) praktik ini memperkuat solidaritas sosial memupuk toleransi, dan menjembatani perbedaan melalui momen kebersamaan seperti buka puasa bersama lintas agama,” ujarnya

Rangkaian acara diakhiri dengan doa, pembagian bingkisan serta makan bersama dengan penuh keakraban. Titin mujiati


 

108

Baca Lainnya