SURABAYA | klikku.id – Gerakan sosial “Sego Rongewu” kembali menggema. Kali ini, kegiatan digelar di kawasan Wiyung, Minggu (19/4/2026).
Menurut Ketua Baksos’e Suroboyo, Bambang Udi Ukoro, program berbasis gotong royong ini tak hanya menyasar kepedulian sosial. Tetapi juga menggerakkan ekonomi warga melalui keterlibatan pelaku UMKM setempat.
“Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai komunitas hingga perguruan tinggi. Beragam layanan sosial kami hadirkan, mulai dari pembagian Sego Rongewu, pemeriksaan kesehatan gratis, potong rambut gratis, pemberian Mushaf Al-Qur’an, serta santunan pada anak yatim,” ujarnya.
Bambang menambahkan, pada kegiatan kali ini, pihaknya memperkenalkan satu inovasi baru, yakni Dokar atau Dodolan Koyok Pasar.
“Dokar ini adalah pasar murah. Dimana dengan yang Rp2 ribu, masyarakat bisa mendapatkan paket lengkap sayuran, tahu tempe, serta cabe dan tomat. Alhamdulillah, program ini disambut antusias masyarakat. Karena langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Wiyung, Budiono, menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan program Pemkot Surabaya. khususnya penguatan Kampung Pancasila.
“Ini bukan sekadar kegiatan sosial. Tetapi juga upaya meringankan beban warga, sekaligus memperkuat solidaritas,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan ini mendorong warga yang mampu untuk berbagi kepada masyarakat kurang beruntung.
“Kegiatan ini juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi. Dimana UMKM dilibatkan dalam penyediaan kebutuhan warga. Sehingga perputaran ekonomi lokal ikut terdorong,” tuturnya.
Rangkaian acara diawali dengan senam bersama dan pembagian doorprize. Dilanjutkan pemberian santunan anak yatim, dan pemberian Mushaf Al-Qur’an untuk masjid setempat.
Tak hanya itu, kegiatan juga dimeriahkan lomba partisipatif untuk memperingati Hari Kartini, khususnya bagi kaum perempuan, untuk memperkuat kebersamaan warga.
“Harapannya kegiatan Baksos Sego Rongewu ini terus berkembang, dengan dukungan lebih banyak donatur dan partisipasi masyarakat,” pungkas Bambang. AMan
