Ekonomi Bisnis Teknologi IT

Sabtu, 25 April 2026 - 16:48 WIB

4 jam yang lalu

logo

Uji Coba EAZI Sukses Pangkas Waktu Tunggu Kapal di Tanjung Perak Jadi 2 Jam

SURABAYA | klikku.id – Upaya mempercepat layanan kepelabuhanan di Tanjung Perak mulai menunjukkan hasil. KSOP Utama Tanjung Perak bersama PT Terminal Teluk Lamong (TTL) sukses menguji coba penataan Zona Labuh 2 melalui program Express Anchorage Zone Service (EAZI).

Uji coba digelar di Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam), Kamis (23/4), sebagai proyek percontohan sebelum diperluas ke Terminal Petikemas Berlian. Program ini dirancang untuk menciptakan sistem sandar kapal yang lebih terjadwal, terintegrasi, dan aman.

Kapal MV Minas Baru menjadi yang pertama menggunakan skema baru tersebut. Dalam sistem EAZI, kapal tidak lagi menunggu di area labuh luar, tetapi langsung diarahkan ke titik labuh yang telah ditentukan berdasarkan jadwal terintegrasi.

Seluruh proses didukung sistem digital Inaportnet yang terhubung dengan Portal Perak Extended dan platform Phinisi milik Pelindo. Integrasi ini memungkinkan perencanaan waktu kedatangan (ETA) hingga sandar dilakukan lebih presisi.

Hasilnya, waktu tunggu kapal yang sebelumnya mencapai 4–6 jam, kini dapat ditekan menjadi sekitar 2 jam, bahkan kurang.

Selain efisiensi, pengaturan pergerakan kapal yang lebih terstruktur juga meningkatkan keselamatan navigasi dan mengurangi kepadatan lalu lintas di alur pelayaran.

Dalam uji coba tersebut, MV Minas Baru sempat lego jangkar di Zona Labuh 2 selama sekitar satu jam sebelum sandar. Proses ini menunjukkan efektivitas sistem penjadwalan baru dalam mengatur antrean kapal secara lebih rapi.

Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, menyebut program EAZI terbukti meningkatkan keteraturan dan efektivitas layanan kapal. “Koordinasi antarinstansi berjalan optimal sehingga aktivitas pelabuhan lebih lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, menilai uji coba ini sebagai langkah penting dalam transformasi layanan pelabuhan.

Ke depan, hasil evaluasi akan menjadi dasar penerapan penuh EAZI di Tanjung Perak. Program ini diharapkan menjadi standar baru dalam pengelolaan pelabuhan nasional sekaligus mendorong daya saing logistik Indonesia di tingkat global. AM@n


 

20

Baca Lainnya