Ekonomi Bisnis Pendidikan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:38 WIB

1 hari yang lalu

logo

Pelindo & ALFI Jatim Perkuat Sinergi, Fokus Benahi Layanan dan Digitalisasi Pelabuhan

SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) memperkuat kolaborasi dengan Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI/ILFA) Jawa Timur.

Langkah ini dilakukan untuk mendorong pengelolaan bisnis pelabuhan yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut dibahas dalam forum Coffee Morning yang digelar di Surabaya, Rabu (20/5/2026). Forum ini menjadi ruang diskusi antara operator terminal, pelaku logistik, dan pengguna jasa untuk mencari solusi atas berbagai tantangan operasional pelabuhan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan peningkatan kualitas layanan pelabuhan tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurut dia, seluruh ekosistem logistik harus bergerak bersama agar pelayanan semakin optimal.

“Pelabuhan melibatkan banyak pihak. Karena itu, peningkatan layanan membutuhkan komunikasi dan kolaborasi yang kuat antara operator, pengguna jasa, pelaku logistik, hingga perusahaan pelayaran,” ujarnya.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam forum tersebut adalah kepadatan aktivitas terminal dan masa penumpukan kontainer yang terus meningkat.

Erika menyebut persoalan itu bukan hanya soal kapasitas infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan efektivitas sistem pelayanan dan disiplin operasional di lapangan.

“Tantangan kepadatan dipengaruhi sinkronisasi data, kecepatan administrasi, hingga koordinasi antarinstansi. Karena itu dibutuhkan pola kerja yang lebih responsif dan terintegrasi,” katanya.

Selain membahas operasional, forum juga menyoroti pentingnya transformasi budaya kerja di lingkungan pelabuhan agar lebih adaptif dan berorientasi pada pelayanan prima.

Dalam pertemuan tersebut, Pelindo dan ALFI Jatim sepakat mendorong sejumlah langkah strategis. Di antaranya standardisasi layanan bongkar muat, optimalisasi lapangan penumpukan petikemas, hingga penguatan sistem digital untuk memangkas birokrasi dan dwelling time.

Pelindo juga memastikan evaluasi dan pembenahan operasional akan terus dilakukan, termasuk penguatan digitalisasi layanan agar proses di pelabuhan menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.

Sementara itu, ALFI Jatim menyatakan siap mendukung kelancaran operasional melalui peningkatan kepatuhan prosedur, percepatan administrasi, dan penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan. AM@n


 

24

Baca Lainnya