BANGKALAN | klikku.id – Ketua Yayasan Laili Izzatul Faiqoh, H. Subaidi, menegaskan komitmennya dalam menjalankan petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN) demi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto secara ideal di Kabupaten Bangkalan.
Penegasan tersebut disampaikan H. Subaidi sebagai klarifikasi atas isu yang menyebut dapur SPPG miliknya mengurangi kualitas maupun kuantitas produk MBG yang disalurkan kepada ribuan peserta manfaat (PM). Menurutnya, tudingan tersebut tidak benar.
“Setiap produk MBG dari dapur SPPG kami selalu kami pantau demi menjaga kualitas dan kuantitas sesuai arahan BGN,” tegas H. Subaidi saat ditemui di sela kegiatan penyembelihan dan pembagian daging hewan kurban kepada ratusan relawan, Kamis (28/05) siang.
Ia menegaskan, pihaknya tidak pernah main-main dalam menjalankan program pemerintah tersebut. Bahkan, dirinya mengaku mendukung penuh program MBG karena dinilai memberikan dampak positif dan menyentuh langsung masyarakat.
“Kami tidak pernah main-main dengan program Pak Presiden Prabowo. Komitmen saya memastikan program presiden terlaksana ideal di wilayah Kabupaten Bangkalan. Program ini positif karena selain bisa dinikmati langsung oleh ribuan PM, juga membuka banyak lapangan pekerjaan bagi SDM di Bangkalan dengan penghasilan yang baik dan jangka panjang,” ujarnya.
H. Subaidi juga berharap pelaksanaan MBG di Bangkalan dapat menjadi percontohan skala nasional, baik dari sisi kualitas dan kuantitas makanan maupun kepatuhan dapur terhadap berbagai ketentuan yang diarahkan BGN.
Menurutnya, pihak yayasan terus berupaya memenuhi berbagai standar operasional, termasuk penerapan fasilitas dan administrasi penunjang seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) satndar BGN, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta ketentuan teknis lainnya.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan menyusul munculnya tudingan dalam beberapa waktu terakhir terkait dugaan pengurangan kualitas dan kuantitas menu MBG yang diproduksi beberapa dapur SPPG miliknya.
Ia bahkan menyatakan siap bertanggung jawab penuh apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program MBG yang dijalankan pihaknya.
“Kalau memang ditemukan ketidaksesuaian pada produk MBG kami, saya siap bertanggung jawab penuh dan siap dihubungi 24 jam nonstop,” pungkasnya.
#Anam
