Daerah Pelayanan Publik Pemerintahan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:27 WIB

4 jam yang lalu

logo

Dok foto gambar ist Anam Biro klikku.id Bangkalan.

Dok foto gambar ist Anam Biro klikku.id Bangkalan.

Respon Cepat Keluhan Kualitas Bapang Beras, Plt Kadis P2KP Bangkalan Ceck Langsung ke Gudang Bulog

BANGKALAN | klikku.id – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan kualitas beras Bantuan Pangan (Bapang) di Kecamatan Tanah Merah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Bangkalan, Dr. CHK Karyadinata, bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan langsung ke Gudang Bulog Bangkalan, Sabtu (6/6/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan bersama sejumlah pihak terkait dan dilanjutkan dengan diskusi guna memastikan kualitas beras bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Dalam keterangannya, Karyadinata menyampaikan bahwa pemeriksaan fisik dilakukan terhadap stok beras bantuan pangan yang berada di Gudang Bulog Ring Road Bangkalan.

“Hari ini kami melakukan pemeriksaan langsung ke Gudang Bulog untuk memastikan kualitas beras bantuan pangan yang akan disalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya beras bantuan pangan yang diperuntukkan bagi Kecamatan Modung dengan kondisi warna yang cenderung menguning sehingga dinilai kurang ideal untuk segera didistribusikan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan kualitas beras bantuan pangan yang akan didistribusikan ke Kecamatan Modung kurang layak dari segi warna yang cenderung menguning. Namun tidak ditemukan kutu maupun gumpalan pada beras tersebut,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, distribusi bantuan pangan ke Kecamatan Modung diputuskan untuk ditunda sementara guna dilakukan pemrosesan kembali oleh pihak Bulog.

“Kami sepakat agar beras tersebut tidak langsung didistribusikan dan terlebih dahulu dilakukan pemrosesan ulang agar kualitas yang diterima masyarakat sesuai standar,” katanya.

Selain itu, Karyadinata juga mengungkapkan bahwa Bulog telah menyampaikan komitmennya untuk menarik kembali beras bantuan pangan yang sebelumnya menjadi keluhan masyarakat di Kecamatan Tanah Merah.

“Beras bantuan pangan di Tanah Merah yang telah disalurkan akan dilakukan penarikan kembali sebanyak 56 ton,” ungkapnya.

Menurut Karyadinata, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Bulog sekaligus upaya menjaga kualitas bantuan pangan yang diterima masyarakat.

Ia menambahkan, hingga saat ini terdapat sembilan kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang telah menerima penyaluran bantuan pangan, yakni Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Burneh, Blega, Kamal, Labang, Sepulu, Socah, dan Tragah.

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, hasil pemeriksaan juga menghasilkan kesepakatan baru terkait mekanisme pengawasan kualitas beras bantuan pangan sebelum didistribusikan ke masyarakat.

“Sebelum berangkat dari Gudang Bulog, beras akan diperiksa bersama terlebih dahulu. Kemudian sebelum diturunkan di tingkat desa juga akan dilakukan pengecekan dan disepakati bersama kepala desa,” terang Karyadinata.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan mekanisme sederhana namun efektif untuk memastikan kualitas bantuan pangan tetap terjaga hingga diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dengan pola pengawasan berlapis tersebut, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi beras bantuan pangan yang kualitasnya tidak sesuai standar sampai ke tangan masyarakat.

Sementara itu, Bulog Bangkalan sebelumnya telah memastikan bahwa beras bantuan pangan yang dikeluhkan di tiga desa wilayah Kecamatan Tanah Merah akan ditarik kembali dan diganti dengan beras yang layak konsumsi setelah stok baru tersedia di gudang.

Langkah cepat yang dilakukan Dinas P2KP bersama Bulog tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kualitas bantuan pangan sekaligus memastikan hak masyarakat untuk memperoleh pangan yang layak, aman, dan sesuai standar mutu.

(Anam)

31

Baca Lainnya