Ekonomi Bisnis

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:38 WIB

5 hari yang lalu

logo

TPS Perkuat Tanjung Perak Jadi Hub Logistik Internasional Indonesia Timur

SURABAYA | klikku.id – Upaya memperkuat daya saing logistik nasional terus digenjot. Salah satunya melalui pengembangan layanan logistik multimoda internasional dan transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak yang menjadi fokus kunjungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ke PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Kamis (2/7/2026).

Kunjungan tersebut melibatkan sejumlah kementerian, Pelindo Group, KAI Logistik, asosiasi logistik, hingga perusahaan pelayaran internasional.

Agenda utamanya adalah mengevaluasi kesiapan infrastruktur dan operasional dalam mendukung integrasi angkutan kereta api dengan layanan pelabuhan dan pelayaran internasional.

Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, mengatakan integrasi antarmoda menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional.

“Integrasi layanan kereta api dengan pelabuhan dan jaringan pelayaran internasional dapat mempercepat arus barang sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi, peserta membahas pengembangan koridor logistik Jakarta–Semarang–Surabaya yang menghubungkan Stasiun Jakarta Gudang, Semarang Tawang, dan Surabaya Benteng dengan pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Tanjung Perak.

Pada skema tersebut, TPS berperan sebagai simpul strategis yang menghubungkan jalur kereta api logistik dengan terminal petikemas untuk mendukung distribusi ekspor dan impor yang lebih efisien.

Forum juga menyoroti pentingnya menekan biaya logistik nasional yang masih berada di kisaran 14,29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Integrasi moda kereta api dan kapal laut dinilai mampu memangkas biaya distribusi sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok.

Selain multimoda, pengembangan layanan transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak turut menjadi perhatian. Penguatan fungsi transhipment diharapkan mampu mengonsolidasikan arus petikemas domestik dan internasional di dalam negeri sehingga meningkatkan utilisasi pelabuhan nasional.

Direktur Utama TPS Wahyu Widodo menegaskan pihaknya siap mendukung pengembangan tersebut melalui peningkatan konektivitas, modernisasi peralatan bongkar muat, serta elektrifikasi operasional terminal.

Menurutnya, keberadaan jalur rel kereta api yang telah terhubung langsung ke area operasional TPS menjadi modal penting dalam mendukung integrasi logistik nasional.

“TPS akan terus memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Perak sebagai gerbang perdagangan internasional dan hub logistik Indonesia bagian timur melalui peningkatan layanan, konektivitas multimoda, dan pengembangan transhipment yang kompetitif,” tegasnya. AM@n


 

14

Baca Lainnya