Ekonomi Bisnis Pelayanan Publik Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

2 jam yang lalu

logo

Dok gambar foto KLIKKU.ID Anam Bangkalan.

Dok gambar foto KLIKKU.ID Anam Bangkalan.

P2KP Bangkalan Siapkan Kelompok Tani Jadi Mitra Produksi Benih Padi

BANGKALAN | KLIKKU.ID — Dinas Pertanian, Pangan, dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Bangkalan mulai mempersiapkan kelompok tani (poktan) untuk menjadi mitra produksi benih padi. Program tersebut saat ini masih berada pada tahap kesepakatan awal dengan Direktorat Serealia Kementerian Pertanian (Kementan), disertai persiapan teknis dan pembelajaran standar operasional prosedur (SOP) pembibitan.

Keterangan tersebut disampaikan Dr. CHK Karyadinata, Plt Kadis P2KP Bangkalan, saat menanggapi pertanyaan wartawan mengenai kesiapan produksi benih padi, termasuk target jumlah produksi dan waktu pelaksanaannya.

Menurut Karyadinata, rencana program tersebut akan melibatkan kelompok tani yang mendapatkan pembinaan langsung dari CV Harapan Tani Nusantara Jember. Dalam skema awal yang disiapkan, kelompok tani akan dibina dengan luasan lahan minimal dua hektare.

“Ini masih kesepakatan awal dengan Direktorat Serealia Kementan,” demikian penjelasan Karyadinata mengenai perkembangan rencana program tersebut.

Dalam mekanisme yang direncanakan, kelompok tani akan menerima benih berlabel ungu untuk ditanam dan dikembangkan menjadi benih padi melalui proses produksi sesuai SOP yang diberikan. Pembinaan teknis menjadi bagian penting dalam tahapan tersebut agar kelompok tani memahami prosedur pembibitan dan tata cara produksi benih sesuai ketentuan yang berlaku.

Karyadinata menjelaskan bahwa benih hasil produksi yang dinyatakan lolos sertifikasi nantinya akan diberi label CV Harapan Tani Nusantara Jember dengan kategori benih berlabel biru. Proses tersebut menjadi bagian dari tahapan yang harus dilalui untuk memastikan benih yang dihasilkan memenuhi persyaratan mutu dan sertifikasi.

Saat ini, berbagai persiapan masih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan menjadi mitra produksi benih padi. Salah satu tahapan yang sedang berjalan adalah pembelajaran mengenai SOP pembibitan, sehingga kelompok tani yang terlibat nantinya memiliki pemahaman teknis yang memadai sebelum menjalankan proses produksi.

Dengan kondisi tersebut, program produksi benih padi di Bangkalan belum dapat dipastikan memasuki tahap pelaksanaan secara penuh. Kesiapan kelompok tani, penguasaan prosedur teknis, serta pemenuhan persyaratan kemitraan masih menjadi bagian dari proses yang perlu dituntaskan sebelum kegiatan produksi berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, mengenai target kuantitas produksi dan jadwal pelaksanaan secara terperinci, belum terdapat angka maupun batas waktu yang disampaikan dalam keterangan tersebut. Kepastian mengenai jumlah produksi dan waktu pelaksanaan masih perlu menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak-pihak yang terlibat dalam kesepakatan awal tersebut.

Rencana kemitraan ini berpotensi membuka peluang bagi kelompok tani di Bangkalan untuk meningkatkan kapasitas teknis di bidang perbenihan. Apabila dapat direalisasikan secara optimal, program tersebut juga dapat menjadi sarana pengembangan keterampilan petani dalam menghasilkan benih padi yang memenuhi standar mutu.

Namun, keberhasilan program nantinya akan bergantung pada kesiapan kelompok tani, konsistensi pembinaan, penerapan SOP, serta proses sertifikasi benih sesuai ketentuan yang berlaku. Kejelasan mengenai mekanisme kemitraan, persyaratan peserta, luasan lahan, target produksi, dan jadwal pelaksanaan juga diperlukan agar kelompok tani memperoleh informasi yang utuh sebelum terlibat dalam program tersebut.

Hingga keterangan itu disampaikan, fokus Dinas P2KP Bangkalan masih pada persiapan kemitraan dan pembelajaran SOP pembibitan. Perkembangan selanjutnya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai jumlah kelompok tani yang terlibat, target produksi benih, serta waktu pelaksanaan program di lapangan.

#KLIKKU.ID — ANAM

16

Baca Lainnya