Hallo Polisi Pemerintahan Peristiwa TNI

Rabu, 30 Juni 2021 - 03:10 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto (tengah), bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta (kanan) dan Plt Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono (kiri) saat sosialisasi PPKM Darurat

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto (tengah), bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta (kanan) dan Plt Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono (kiri) saat sosialisasi PPKM Darurat

Forkopimda Jatim Sosialisasikan Pemberlakuan PPKM Darurat

Surabaya | klikku.net – Forkompimda Jatim melakukan sosialisasi, jelang pemberlakuan PPKM Darurat yang secara resmi akan diumumkan Presiden Jokowi pada 2 Juli mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menjelaskan, bahwa fokus pemberlakuan PPKM darurat adalah pembatasan keramaian masyarakat,

“Jam operasional restoran untuk makan di tempat hanya sampai pukul 17.00. Lebih dari itu, harus take away sampai pukul 21.00. Ini berlaku di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Timur,” ujarnya, saat sosialisasi PPKM Darurat di kawasan Kedungdoro Surabaya, Selasa (29/6/2021) malam.

“Karena itu, saya bersama pak Kapolda dan pak Sekda melakukan pengecekan awal. Untuk melihat dan sosialisasi terlebih dahulu. Jangan sampai, nanti setelah diumumkan oleh pemerintah. Masyarakat Jawa Timur atau Kota Surabaya ini terkaget-kaget,” tambahnya.

Suharyanto menegaskan bahwa PPKM Darurat dilakukan selama 2 Minggu, mulai tanggal 3 – 16 Juli 2021. Semoga dalam 2 Minggu itu, C19 bisa segera turun drastis,* pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta sempat berdialog dengan sejumlah pedagang kaki lima. Ia enghimbau agar waspada penyebaran C19 dengan Bahasa Jawa Timuran.

“Sepurane yo cak, tutup disek. Soale, kasus covid jek dukur, (mohon maaf ya mas, tutup dulu. Soalnya, kasus penyebaran C19 masih tinggi),” ujarnya. sembari meminta pedagang untuk menutup lapaknya.

“Saya lihat masyarakat sudah mulai patuh. Dan harapan kami, bisa dilaksanakan di seluruh Jawa Timur. Sehingga tempat kerumunan bisa ikuti aturan. Untuk restoran, mall, dan tempat ibadah, mohon kiranya masyarakat patuh terhadap itu. Tujuannya satu, kita semua bisa terhindar dari covid,” tambahnya.

Nico juga menyampaikan hasil operasi yustisi, dimana banyak masyarakat Jawa Timur yang telah diterbitkan, dengan diberi teguran, penindakan dan surat tertulis.

Selain itu, Polda Jatim juga membuka 409 gerai vaksinasi di seluruh Polres dan Polsek jajaran. Dengan terget 23 – 50 ribu orang disuntik vaksin setiap hari.

“Sosialisasi penerapan PPKM Darurat ini akan terus kami lakukan, hingga Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi. Tujuannya memberikan informasi pada masyarakat tentang penerapan PPKM Darurat yang segera diberlakukan,” pungkas Jenderal asli Suroboyo tersebut. (M F@aza)


Editor: Joe Meito

175

Baca Lainnya