Hallo Polisi Hukrim Kasuistika Transportasi

Sabtu, 24 April 2021 - 17:31 WIB

6 tahun yang lalu

logo

Salah satu lokasi balap liar mendapat penjagaan dari anggota Satlantas Polres Bangkalan. (Foto : klikku.net / Anam)

Salah satu lokasi balap liar mendapat penjagaan dari anggota Satlantas Polres Bangkalan. (Foto : klikku.net / Anam)

Cegah Balap Liar Satlantas Polres Bangkalan Amankan Puluhan Unit Motor Hingga Memanggil Pihak Orang Tua

Bangkalan | klikku.net — Adanya kegiatan balap liar dengan menggunakan knalpot bising yang meresahkan masyarakat menjadi perhatian Satlantas Polres Bangkalan, Jawa Timur demi mewujudkan keselamatan dan keyamanan masyarakat dalam berlalulintas di jalan umum.

Sejumlah lokasi jalan raya yang selama ini kerap digunaka oleh para pebalap liar mendapat perhatian penjagaan pihak kepolisian agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan bersama selain dengan cara sosialisasi dan beragam himbauan lain sering dilakukan.

Namun begitu masih banyak yang tidak mengindahkan sehingga pihak Kepolisian Bangkalan melalui Satlantas memberikan beberapa tindakan berupa mengamankan unit motor hingga memanggil pihak orang tuanya agar pelanggaran serupa tidak lagi diulangi.

“Dari jajaran polres lantas, sabhara, reskrim sudah setiap hari melaksanakan giat antisipasi balap liar dan kendaraanyapun kita amankan.” ungkap AKP. Abdul Aziz Sholahuddin S.H., S.I.K., M.H Kasatlantas Polres Bangkalan saat dikonfirmasi klikku.net.

Namun begitu, menurut Aziz upaya pihak kepolisian dalam mencegah adanya balap liar dan penggunaan knalpot mudifikasi bising diruang publik akan semakin maksimal saat ditambah dengan adanya peran serta masyarakat maupun pihak orang tua untuk mencegahnya.

“Namun dalam hal ini seharusnya peran masyarakat & orang tua sangat penting, orang tua, masyarakat bisa bersama-sama untuk mencegah adanya kegiatan balap liar,” terang Aziz meyakinkan.

Dalam menekan maraknya kegiatan balap liar selama bulan Ramadan itu pihaknya telah melakukan pengamanan puluhan unit motor hingga meminta para pelaku untuk membuat vidio pernyataan untuk tidak lagi mengulangi kegiatan balap liar tersebut.

“Selama ramadhan sekitar 70-an kendaraan diamankani ini sudah termasuk dari sabhara, membuat video pernyataan tidak akan mengulang dan dipanggil orang tuanya,” terang Aziz.


Editor : Anam

566

Baca Lainnya