Hukrim Kasuistika

Selasa, 25 Mei 2021 - 02:42 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Wartawan Mojokerto Dihajar, Digigit, dan Disiram Bensin Oleh Empu Hajat

Mojokerto- Kekerasan dan penganiayaan terhadap profesi Jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa Mulyono, salah satu wartawan media online yang berada di Mojokerto, dihajar, digigit, bahkan sudah disiram bensin oleh salah satu orang warga setempat.

Kejadian naas yang menimpa Wartawan tersebut, bermula saat ada salah satu warga Dusun Sanggrahan yang bernama No Gento menggelar acara Orkes pada Minggu 25 Mei pagi.

Saat Orkes digelar, tentu saja menjadi perhatian warga sekitar. Acara meriah tersebut lantas dibubarkan oleh Satgas Covid-19 bersama pihak TNI-Polri, karena mengundang banyak kerumunan masa.

Namun ditengah-tengah pembubaran acara yang masih dalam situasi Pandemic ini, tidak membuat si Empu Hajat alias No Gento sadar akan kesalahannya.

Pembubaran Orkes itu malah membuatnya gelap mata. Lantas menuduh Mulyono yang berprofesi sebagai wartawan, sebagai biang kerok atau yang melaporkan atas acara ini.

Dalam keterangannya Mulyono menjelaskan, bahwa dirinya tidak tau akan perihal Orkes di kampungnya. Saat itu dirinya sedang berada di luar.

“Saya itu ada di Jombang, lah besok malamnya pas balik dan melintas di Sanggrahan, tiba tiba rambut saya dijambak oleh No Gento,” jelas Mulyono.

Sang jurnalis tersebut juga menguraikan, bahkan tidak hanya disitu perbuatan No Gento kepada dirinya.

“Saya diseret masuk kedalam rumahnya, lantas mulut saya dijejali dengan miras. Tidak puas disitu, No Gento malah makin kayak kesurupan, tubuh saya disiram bensin, lalu ada yang mukul saya dari belakang. Kemudian punggung saya digigit,” imbuh Jurnalis Mojokerto.

Nekatnya No Gento, kejadian pemukulan itu dilakukannya dihadapan Bhabinkamtibmas Polsek Sooko, 2 anggota Koramil. Serta nampak pula Lurah Tempuran Bapak Slamet, dan Lurah Ngingas Rembyong.

Untungnya kejadian pemukulan tersebut, ada pihak Koramil dengan sigap lantas melerai kejadian.

Pasca kejadian itu, Mulyono menderita luka punggung dan rambutnya mengalami rontok akibat dijambak oleh No Gento.

Sampai berita ini diturunkan, Jurnalis Mulyono sudah membuat laporan kepada Polres Mojokerto, agar permasalahan ini ditangani oleh pihak yang berwenang.


Reporter : B.M

Editor : Setya

570

Baca Lainnya