Pendidikan

Selasa, 5 Juli 2022 - 05:51 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Simulasi Penanggulangan Bencana Puting Beliung, Tutup Rangkaian KKN Tematik SMAB Unitomo

Sidoarjo | klikku.net – Rektor Unitomo Siti Marwiyah dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Dwijod Prawito, menghadiri penutupan rangkaian KKN Tematik Sekolah/Madarasah Aman Bencana (SMAB), di halaman SDN Terung Wetan Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (5/7).

Dalam sambutannya, Kepala SDN Terung Rejo Riris Estri Lestari mengaku sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN Tematik yang memberikan edukasi mengenai bencana.

“Daerah kami memang rawan bencana, khususnya puting beliung. Kegiatan ini bermanfaat bagi kami sebagai guru dan juga siswa. Mereka akan mengenali penanganan risiko bencana sejak dini”, ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Siti Marwiyah mengatakan kegiatan KKN Tematik Sekolah SMAB bisa berkelanjutan dan diperluas jangkauannya, untuk pengabdian para dosen.

“Kegiatan penuh manfaat seperti ini jangan sampai berhenti di sini. Ke depan, para dosen yang ingin melakukan pengabdian bisa berkoordinasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat atau LPPM agar termonitoring dengan baik”, jelasnya.

Senada dengan rektor, Dwijo Prawito mengungkapkan jika Unitomo telah berkolaborasi dengan BPBD dalam hal kebencanaan.

“Sejak 2017 hingga saat ini, Unitomo telah banyak memberikan kontribusi dan berkolaborasi dengan kami. Ini tentu akan menjadi sinergitas yang luarbiasa untuk kemanfaatan masyarakat”, ujarnya

Ditemui di sela kegiatan, Hendro Wardhono, Penanggung Jawab Program mengatakan, output dari KKN Tematik yang terselenggara sejak 4 Juni lalu berupa Rencana Kontijensi berbasis Komunitas (Renkontas).

“Output ini akan meningkatkan Indeks Ketahanan Daerah Kabupaten Sidoarjo, dengan basis komunitasnya merupakan sekolah”, terang Hendro, yang juga Ketua Pusat Studi Bencana dan Lingkungan (PSBL) ini.

Hendro menambahkan, dalam kegiatan penutupan KKN ini digelar simulasi penanggulangan bencana puting beliung. “Siswa perlu diajak secara langsung bagaimana cara menanggulangi, agar bisa terekam kuat di memori mereka”, pungkasnya. @Nto tze


 

301

Baca Lainnya