Bangkalan | klikku.net – Wakil Bupati Bangkalan Drs. Mohni M.M, didampingi Kepala Desa Pesanggrahan Akhmad Sudaryanto, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Polindes (Pondok Bersalin Desa) yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022 bertempat di Dusun Kampung Patsgemek, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura, Provinsi Jawa Timur, Senin (05/09) pukul 09.00 WIB.
Turut hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama Polindes yakni Kepala Dinas Kesehatan Sudiyo, S.Kep.Ns, Perwakilan Dewan DPRD Bangkalan Komisi D, Camat Kwanyar Drs. Hairur Rakhman, M.M, Kepala Puskesmas Kwanyar Mohammad Toha S. Kep Ns M.M Kes, Danramil Kwanyar Kaptain Inf. Imron, Kapolsek Kwanyar AKP Mohammad Mansyur, S.H, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Se –Kecamatan Kwanyar, Tokoh Agama KH. Abdul Hanan Nawawi dan Tokoh Masyarakat.
Pada penyampaiannya Wakil Bupati Bangkalan Drs. Mohni, M.M bahwa pembangunan Polindes di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar ini adalah pertama kali yang menggunakan Dana Desa.
“Kami mengucapkan selamat kepada Kepala Desa Pesanggrahan dimana anggaran Dana Desa dibuat pembangunan Polindes dan ini baru pertama kali di tingkat Kecamatan Kwanyar. Kami berharap kegiatan ini bisa di ikuti desa-desa yang lain, karena selama ini bidan setiap desa ada cuman kantornya di rumahnya. Nantinya hanya tinggal akan dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan,” ungkap Mohni beri keterangan.
Selain itu Mohni mengatakan, Desa Pesanggrahan kedepannya diproyeksikan menjadi percontohan Desa Mandiri bagi desa lainnya. Ia juga berpesan agar selalu berhati-hati dalam memanfaatkan penggunaan DD jangan sampai kedepannya berurusan dengan hukum.
“Saya berpesan kepada Kepala Desa dan BPD untuk selalu berhati-hati menggunakan dan memanfaatkan anggaran Dana Desa jangan sampai berurusan dengan hukum. Jadi, kerjakan saja sesuai dengan Juknisnya yang ada di pemanfaatan Dana Desa,” kata Mohni.
Mohni menambahkan, Camat setempat agar selalu ada pengawasan dalam pelaksanaan penggunaan Dana Desa. jangan sampai ada camat yang acuh tak acuh sehingga dia tidak mempunyai dokumen.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Sudiyo, S.Kep.Ns menuturkan Polindes berbeda dengan Posyandu, karena pengelolaan Polindes tersebut murni dikelola oleh masyarakat. Menurutnya, dari jumlah semua 281 desa di Kabupaten Bangkalan pasti ada 2 orang bidan sedangkan untuk fasilitas fisik dan gedung yang dimiliki belum 50 persen.
“Ini adalah baru pertama kali di Kecamatan Kwanyar, khususnya di Desa Pesanggrahan, dimana pembangunan Polindes yang digagas oleh Kepala Desa. Nantinya ini akan menjadi atensi utama bagi seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Kwanyar untuk berlomba-lomba membangun Polindes,” jelas Yoyok sapaan Kadinkes tersebut.
Sementara itu Kepala Desa Pesanggrahan Akhmad Sudaryanto mengungkapkan, pembangunan Polindes dan PAUD yang menggunakan Dana Desa tahun 2022 sudah rembuk dengan BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama dan Camat. Dirinya juga minta dukungan dari Pemkab Bangkalan.
“Semoga pembangunan Polindes dan PAUD ini banyak dukungan terutama dari Bupati, Wakil Bupati dan Dinas Kesehatan supaya pembangunan Polindes ini bisa saya bangun sekuat-kuatnya dan sebisa-bisanya sesuai dengan dana yang ada. Kalau bisa mungkin peralatan kesehatan dan fasilitas kesehatan sebagus mungkin,” ungkap Sudaryanto.
Juga Sudaryanto mengatakan, dengan adanya Polindes tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya warga Pesanggrahan. Ia juga menjelaskan kalau pembangunan jalan-jalan di desanya sudah berjalan lancar sesuai dengan Dana Desa yang ada.
“Semoga desa kami menjadi desa mandiri yang aman dan kondusif. Disini ada dua bidan mungkin nanti akan ada dokter juga. Saya juga tidak mempermasalahkan dengan adanya dukun-dukun anak, tapi saya sarankan sekarang zamannya sudah modern dan lebih maju ayo mulai sekarang berbondong-bondong pergi ke Polindes karena ada dokter spesialis yang memang bidangnya,” jelas Sudaryanto menegaskan.
Pihaknya berharap dengan adanya Polindes ini menjadi desa yang mandiri, supaya punya BumDes sendiri, pendapatan sendiri, ketika penghasilan itu ada bisa buat santunan anak yatim dan orang miskin.
Dia juga minta dukungan pada Pemkab Bangkalan, Kecamatan dan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan pelayanan kesehatan di desanya.
Mengenai pembangunan Polindes Pesanggrahan itu Camat Kwanyar Drs. Hairur Rakhman, MM mengungkapkan Kepala Desa setempat sudah melakukan rembuk dan koordinasi dengan pihak kecamatan dan BPD serta tokoh masyarakat.
“Pembangunan Polindes di Desa Pesanggrahan ini adalah satu-satunya di Kecamatan Kwanyar yang menggunakan DD. Mudah-mudahan selesainya pembangunan Polindes ini bisa berguna untuk masyarakat khususnya masyarakat Pesanggrahan sebelum ke Puskesmas,” kata Hairur pada media ini.
Editor : Anam
Reporter : Arif
