Daerah Pemerintahan

Senin, 3 Oktober 2022 - 22:14 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Wildan Yulianto Kepala Dinas PUPR Bangkalan di Meja Kerjanya.

Foto : Anam klikku.net dok.

Wildan Yulianto Kepala Dinas PUPR Bangkalan di Meja Kerjanya. Foto : Anam klikku.net dok.

Anggarkan 38 Milyar Rupiah PUPR Bangkalan Telah Capai Delapan Puluh Persen Serapan Perbaikan Jalan

Bangkalan | klikku.net – Pemberian pelayanan demi menuju Kabupaten Sejahtera terus menjadi perhatian oleh Pemkab Bangkalan khususnya pada perbaikan infrastruktur jalan agar mendukung kelancaran mobilisasi masyarakat yang memang merupakan skala prioritas baik jalan kelas dusun, desa, kecamatan hingga kelas jalan kabupaten. Saat ini untuk penyerapan pelaksanaan perbaikan jalan kelas kabupaten TA 2022 tersebut telah mencapai delapan puluh persen dari anggaran sebanyak 38 milyar rupiah.

Pada media Wildan Yulianto Kepala Dinas PUPR Bangkalan mengungkapkan pihaknya kini telah merampungkan delapan puluh persen serapan anggaran yang diperuntukan membangun ruas jalan sepanjang dua ratus tujuh puluh satu kilo meter dari sejumlah seratus tuju belas ruas jalan yang tersebar di sejumlah kecamatan wilayah Kabupaten Bangkalan dengan dimulai dari yang kondisinya urgen untuk mendapat perbaikan.

Dari keterbatasan anggaran yang dimiliki terang Wildan tentu dengan melihat panjangnya ruas jalan kelas kabupaten yang perlu mendapat perhatian ada skala prioritas untuk dilakukan pemeliharan, perbaikan hingga peningkatan kualitas yang menjadi dasar kebijakan dalam menentukan peruntukan anggaran dana yang dimiliki agar prinsip tepat guna, tepat jumlah, tepat kualitas hingga tepat waktu bisa dirasakan.

“Sejumlah 21 (dua puluh satu) titik jalan aset Kabupate Bangkalan dengan total anggaran 38 Milyar tersebar di masing-masing kecamatan tinggal dua puluh persen, memang ada yang tidak tertangani prioritas yang rusak berat itu, dari panjang jalan Kabupaten Bangkalan 271 km ruas 117 ruas, kalau pemeliharaan kita menyesuaikan dengan postur anggaran minimal untuk pemeliharaan jalan agar jangan dihapus sebab kalau pemeliharaannya sampai tidak ditangani akan tambah parah,” kata Wildan menyampaikan keterangannya. Kamis (29/09) kemarin di ruang kerjanya.


Reporter : Anam

483

Baca Lainnya