Pendidikan

Jumat, 20 Januari 2023 - 18:07 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Sejumlah siswa Sampoerna Academy Grand Pakuwon belajar membuat Simpul Tiongkok atau Chinese Knot

Sejumlah siswa Sampoerna Academy Grand Pakuwon belajar membuat Simpul Tiongkok atau Chinese Knot

Rayakan Imlek 2574, Sampoerna Academy Kembangkan Kecerdasan Budaya & Kompetensi Bahasa Melalui Pedagogi STEAM

Surabaya | klikku.net – Mengusung konsep sekolah interkultural, Sampoerna Academy berkomitmen mendorong lahirnya generasi masa depan yang memiliki kompetensi abad 21, dengan menerapkan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, & Mathematics (STEAM).

Sampoerna Academy juga fokus pada pengembangan karakter peserta didik, melalui berbagai kegiatan belajar mengajar non-formal. Salah satunya melalui perayaan Tahun Baru Imlek 2574, sebagai upaya mengembangkan kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa.

Menurut Kepala Sekolah Sampoerna Academy Grand Pakuwon John Murphy, pihaknya fokus pada pendekatan STEAM, untuk mengembangkan kompetensi 5C pada murid, yaitu Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Character.

“Kami juga menerapkan program trilingual atau tiga bahasa, yaitu Indonesia, Inggris, dan Mandarin. Tentunya, untuk mendapatkan hasil optimal, proses belajar mengajar, tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Tetapi juga di luar kelas, melalui berbagai kegiatan atau program edukatif,” ujarnya, Jumat (20/1).

“Misalnya, setiap tahun kami menggelar perayaan Tahun Baru Imlek, untuk mengembangkan kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa di kalangan peserta didik,” tambahnya.

Sementara untuk Sampoerna Academy Pakuwon Indah, di mana murid-muridnya berusia dini dan TK antara 2 sampai 5 tahun, pengembangan kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa dilakukan dengan cara yang unik.

Adelina Holmes, selaku Kepala Sekolah Sampoerna Academy Pakuwon Indah menyatakan, untuk peserta didik usia dini, tentunya kegiatan yang dilakukan sifatnya lebih menyenangkan. Tapi tetap mendidik.

“Misalnya, membuat tulisan kaligrafi ucapan Lunar New Year, atau melukis dan menghias lentera. Ini adalah adopsi konsep pembelajaran Power of Play, yang menjadi kurikulum IEYC (International Early Years Curriculum) yang kami terapkan di Sampoerna Academy,” jelas Adelina.

Adelina Holmes dan John Murphy

Dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2574 ini, Sampoerna Academy Grand Pakuwon mengangkat tema “China Through The Ages”. Di mana murid dan orang tua, berkesempatan mengenal salah satu peradaban tertua di dunia dari masa ke masa. Seluruh pertunjukan di festival budaya ini, juga ditampilkan dan dipersembahkan oleh para murid.

Perayaan Tahun Baru Imlek, juga merupakan upaya Sampoerna Academy menanamkan tatanan nilai-nilai budaya Asia yang mengedepankan keharmonisan, toleransi, dan saling menghargai.

Harapannya, siswa dapat mengembangkan pola pikir global, melalui kurikulum internasional yang dipelajari, sambil tetap menjunjung falsafah luhur Asia, tempat mereka lahir atau tinggal.

“Harapan kami, melalui perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini. Kecerdasan budaya dan kompetensi bahasa para peserta didik, menjadi lebih terasah. Sehingga, pada akhirnya mereka bisa memiliki jiwa kepimpinan inklusif, serta mampu beradaptasi lebih cepat saat menghadapi tantangan global. Kami juga mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2574. Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat dan sejahtera,” pungkasnya. @Nto tze


 

48

Baca Lainnya