Surabaya | klikku.net – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Bachsin, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) Adhy Karyono, secara resmi membuka pameran Batik, Bordir, dan Aksesoris Fair 2023 atau BBA ke-18, di Grand City Surabaya, Rabu (8/3).
Selain itu, Arumi juga mengajak para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota di Jatim, untuk tampil diajang fashion show. Guna mempromosikan batik khas daerah masing-masing.
“Biar meriah & menarik, ayo tampil bersama. Ayo pamerkan batik, bordir, dan aksesoris khas dari masing-masing daerah di 38 Kabupaten/kota Jawa Timur,” ujarnya.
Arumi mengungkapkan, saat ini merupakan momentum yang tepat bagi UMKM sektor kerajinan untuk kembali bangkit.
“Ekonomi sudah mulai membaik, pasca pandemi. Jadi saat ini merupakan waktu yang tepat, untuk bisa meningkatkan penjualan dibanding tahun lalu. Apalagi, berbagai aturan yang membatasi kegiatan masyarakat sudah dicabut,” bebernya.
“Kegiatan masyarakat yang kembali aktif, akan berdampak pada pergerakan ekonomi. Tentunya, juga berdampak positif pada sektor UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, Sekdaprov Adhi Karyono menegaskan dukungan Pemprov Jatim pada pengembangan UMKM.
“Kami sangat mendukung UMKM Jatim untuk bangkit lagi. Mengingat kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi Jatim cukup besar. Di mana ada sekitar 7,7 juta UMKM Jatim, yang berpotensi naik kelas hingga bisa masuk ke pasar internasional,” ujarnya.

BBA ke 18 tahun ini, mengambil tema Kilau Suwarna Kriya Nusantara. Pameran yang digelar PT Debindo Mitra Tama ini, bersamaan dengan momentum HUT ke-43 Dekranas. Diikuti sekitar 100 peserta, yang menampilkan berbagai produk batik, bordir, dan aksesoris, dari seluruh daerah di Jatim & Indonesia.
Pameran yang berlangsung hingga Minggu (12/3) dan gratis bagi pengunjung tersebut, juga diisi dengan kegiatan menarik lainnya, di antaranya fashion show atau talkshow tentang mode fashion nusantara, lomba-lomba, dan pembagian doorprize bagi pengunjung maupun peserta pameran yang menarik. @Nto tze
