SURABAYA | klikku.id – Surabaya Great Expo (SGE) 2026 resmi digelar di Grand City Exhibition Hall, Rabu (5/8/2026).
Memasuki penyelenggaraan ke-15, pameran yang diselenggarakan PT Dayapromo Mitra Tama ini berlangsung hingga 9 Agustus 2026. Dan menjadi ajang promosi produk unggulan daerah sekaligus penggerak ekonomi melalui kolaborasi pemerintah, UMKM, BUMN, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis nilai transaksi tahun ini mampu melampaui capaian sebelumnya yang berada di kisaran Rp7 miliar hingga Rp9 miliar.
Optimisme itu didukung meningkatnya kualitas produk UMKM, mulai fesyen, batik, kuliner, hingga karya ekonomi kreatif.
“Harapannya omzet tahun ini bisa melampaui Rp9 miliar. Produk UMKM Surabaya semakin berkualitas dan layak bersaing,” ujar Eri.
Mengusung tema “Surabaya Business Meet Up!”, SGE 2026 tidak hanya menghadirkan pameran multiproduk, tetapi juga menggabungkan berbagai layanan publik dalam konsep one stop shopping.
Pengunjung dapat berbelanja sekaligus mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pendaftaran merek, hingga pembuatan paspor.
Sebanyak 106 peserta menempati 142 stan, terdiri atas perangkat daerah, pelaku UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, asosiasi usaha, hingga peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kota Surabaya, Mia Santi Dewi, mengatakan bahwa SGE menjadi sarana memperluas akses pasar sekaligus memperkuat jejaring bisnis pelaku usaha.
“Selama lima hari, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan, seperti Fashion Show Dekranasda, lomba kreasi sambal Sentra Wisata Kuliner (SWK), kompetisi desain poster, turnamen Mobile Legends, Zumba Party, noraebang bersama DJ, talkshow pengembangan usaha, konsultasi ekspor-impor, hingga layanan BPOM dan perizinan usaha,” ujarnya.
Pemkot menargetkan transaksi minimal Rp7 miliar dengan 47.650 pengunjung. Selain itu, Eri juga berharap dampaknya tidak berhenti pada nilai penjualan selama pameran.
“Tetapi mampu memperluas pasar dan memperkuat daya saing UMKM Surabaya secara berkelanjutan,” pungkasnya. AM@n
