Ekonomi Bisnis Pemerintahan

Selasa, 9 Mei 2023 - 11:30 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Banyuwangi Genjot Ekonomi Arus Bawah lewat Program WeNak

Banyuwangi | klikku.net – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi makin kuat menggenjot ekonomi arus bawah. Hal itu ditandai dengan penyaluran bantuan kepada pemilik warung, dalam program Warung Naik Kelas alias WeNak.

Kali ini, ada 664 warung kecil yang menerima bantuan tersebut. Seiring bantuan itu, menjadi tujuan untuk menstimulasi usaha para warga.

“Jika dilihat nominalnya, tidak seberapa. Namun jika kita kelola dengan baik, sangat mungkin ini akan membantu agar lebih berkembang lagi usahanya,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Kecamatan Genteng, Senin (9/5).

Ipuk menyampaikan agar bantuan itu bisa digunakan sebagai sarana menambah peralatan atau modal usaha.

“Jangan sampai dihabiskan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif, atau untuk membayar kredit dan sebagainya. Belikan alat atau jadikan modal,” tegasnya.

Adapun besaran batuan WeNak itu yakni Rp 1 juta. Para pelaku usaha ultra mikro yang berhak mendapatkan bantuan, dapat menggunakannya untuk meng-upgrade peralatan usahanya ataupun menambah modal.

“Tahun sebelumnya, telah ada 565 warung kecil yang telah menerima bantuan yang dimulai sejak 2021 ini,” kata Ipuk.

Ipuk menyebut, penyaluran bantuan secara bertahap. Karena butuh pengajuan dan survei ke lapangan, untuk menentukan kelayakan penerima.

“Ini merupakan pengajuan tahun-tahun sebelumnya. Kemudian, oleh petugas dilakukan survey ke lapangan untuk memastikan kelayakannya. Setelah itu baru diproses pemberkasannya,” ujarnya.

Salah satu penerima Masripah mengaku gembira. Ibu berusia 65 tahun itu mengatakan akan mempergunakan bantuan tersebut untuk menambah barang dagangannya.

“Untuk menambah jualan,” ungkap penjual kopi dan gorengan, asal Desa Genteng Kulon tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Aprilia (42). Perempuan dengan empat anak yang berjualan aneka rujak tersebut, mengaku akan membeli sejumlah peralatan untuk menunjang warungnya.

“Saya mau beli blender. Untuk tambah jualan minuman,” ungkap perempuan asal Simbar, Kecamatan Cluring tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi Nanin Oktaviantie menambahkan, bahwa program WeNak tersebut tidak hanya bersumber dari APBD.

“Kita juga menerima program CSR untuk turut berpartisipasi. Selain 664 penerima yang berasal dari APBD, juga ada yang dari CSR. Jadi program ini setidaknya akan menyasar pada 700 lebih warung kecil,” jelasnya.

Selain dengan WeNak, imbuh Nanin, untuk menunjang program kerja Bupati Banyuwangi dalam mengakselerasi ekonomi arus bawah, telah dilakukan sejumlah pelatihan dan pendampingan.

“Pada tahun ini kita akan melatih 2.595 orang untuk berwirausaha sekaligus akan diberikan bantuan alat usaha penunjangnya,” jelasnya.

Ongkos kirim gratis bagi pelaku UMKM juga akan dilakukan kembali dengan menyasar 500 UMKM. Seiring dengan fasilitasi pengurusan administrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) kepada para pelaku UMKM.


 

46

Baca Lainnya