Jakarta | klikku.net — Apakah karakter M.Natsir : mengayomi, membina, terbuka dialog, pandai membuat kalimat-kalimat heroik sekaligus mudah dicerna yang itu semua membangunkan Millenial untuk sadar akan pentingnya perannya.
Cahaya M.Natsir yang menjadi Tempat Berteduh kaum millenial untuk berbicara republik itu kini ada pada sosok Prof. Yusril Ihza Mahendra. Prof. Yusril kerap hadir di acara-acara kampus. Berbicara mencerahkan millenial. Cahaya M.Natsir abad ini berpandu dengan gaya Prof. Yusril yang banyak memberi ruang di PBB bagi generasi Millenial maupun posisi di perang pemilihan kepala daerah.
Akun-akun media sosial Prof. Yusril dikepung Millenial dan Gen-Z. Pelan-pelan mencuat menjadi trendsetter. Suara-suara ceramah, orasi dan pidato Prof. Yusril menjadi suara pilihan seperti suara Prabowo dimana Prof. Yusril adalah suara yang paling disukai jadi backsound tiktok generasi milenial dibanding ketua umum-ketua umum Partai lain.
Prof. Yusril Ihza Mahendra merangkai mimpi besar untuk millenial baik didesa maupun di kota untuk mereka bertumbuh bahkan gaung Prof. Yusril menjadi satu-satunya Ketua Umum Partai Islam yang viral di Tiktok.
Ya. Yang ada didepan gadget generasi islam sekarang adalah Prof. Yusril Ihza Mahendra atau Prabowo kalau pilihan bacsound suara tiktok yang disukai dan diunggah berkali-kali oleh Millenial.
Berlipat-lipat perhatian Milenial dan Gen-Z hari ini, PBB adalah pemenang Millenial dan Gen-Z 2024.
Dukungan pada Prabowo juga menambah efek dukungan millenial dan gen-Z bagi PBB. Keterlibatan para relawan muda Prabowo dan PBB mengundang banyak ketertarikan serta peluang ikut jabat tangan Partai Bulan Bintang merebut kembali kejayaan ekonomi ditangan para ekonom Masyumi masa lalu yang narasi-narasi Masyumi kini terwariskan pada PBB (Partai Bulan Bintang).
Menggaet Millenial
“Itu partai yang ketuanya gagah, siapa itu..Yusril”kata seorang siswa SMA pada saya ketika di Tahun 2004. Aura Yusril yang kharismatik dikalangan Muda saya kira masih terasa sampai sekarang. Ketua Umum Partai Islam yang paling dikenal saya kira Yusril maka bandingkan dengan lain yang terlalu banyak gerak tapi pencapaian elektabilitas ketokohan mereka sedikit.
Bahkan dibandingkan yang lain pun Yusril disegala zaman tetap kokoh dan masih menjadi bintang. Kita bandingkan dengan Misalkan Mantan Presiden PKS DR. Hidayat Nur Wahid. Mungkin sampai sekarang punya posisi lumayan penting di PKS dan MPR dia sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS dan Wakil Ketua MPR tapi kita lihat tenggelam begitu saja. Kemarin Nyalon gubernur DKI Jakarta di 2012 saja kalah dari Foke yang merupakan Tokoh Lokal. Lalu Aher, Kemudian Hamzah Haz.
Dialah yang sejak orba sampai sekarang masih eksis dan didengar. Kita bandingkan pula dengan Akbar Tandjung, Nurmahmudi Ismail, Siswono Yudho Husodo, Sarwono Kusuatmadja, Sutiyoso atau bahkan Wiranto yang bahkan tak berdaya melawan Oesman Sapta di HANURA, Jendral dan Mantan Panglima TNI pula.
Ketokohan tak bisa dibentuk logistik atau manuver tertentu, ia merupakan “keberkahan”tertentu. Keberkahan yang tak dirasakan oleh ketum Partai Berazas Islam lain seperti PKS, PPP, Partai Ummat.
Menonjol Perjuangan Islam
Kita juga melihat Yusril sampai saat ini masih istiqomah dan jelas membela Syariat Islam sebagai konsekuensi sebenar-benarnya Partai berazas Islam. Kita tahu dimasa lalu seperti apa sikap-sikap Tokoh Partai Islam seperti PKS, PPP, Partai Ummat (Yang dulu banyak di PAN) terhadap penerapan syariat Islam yang amat sangat lemah.
Pembelaan Pada Tokoh Islam
Lihatlah bagaimana PBB getol mendesak agar Abu Bakar Ba’asyir dikeluarkan dari penjara yang istiqomah dilakoni Yusril.
Partai Islam Pemenang Pilpres
PBB setiap dipimpin Yusril selalu memenangkan Pilpres. Baik era SBY-JK maupun Jokowi-Amin. Pilpres yang selalu dimenangkan PBB yang ketika dipimpin Yusril PBB jadi satu-satunya Partai Islam yang selalu berhasil mengantarkan orang ke kursi Presiden. Maka kita percayakan Yusril mengambil langsung kepemimpinan pemenangan Pilpres yang insya Allah kembali menang dan memberi jalan Partai Islam lebih kuat perannya menata negeri.
Meluruskan Shaft
Sudah waktunya kekuatan Islam meluruskan shaft bersama. Kita adalah bagian terpenting bangsa dalam mengawal kewarasan bernegara. Yusril adalah ikon utama dan terdepan Ketum Berazas Partai Islam.
Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute).
Editor : Anam
