Surabaya | klikku.id – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukuhkan enam guru besar baru dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Acara yang berlangsung di Aula Garuda Mukti, Kampus Merr-C UNAIR ini, menegaskan komitmen universitas dalam mencetak pemikir dan pemimpin bangsa.
Keenam guru besar yang dikukuhkan adalah Prof Dr Nuri Herachwati Dra Ec MSi MScPM, Prof Drs Ec Tri Haryanto MP PhD, Prof Dr Deni Kusumawardani SE MSi, Prof Dr Gancar Candra Premananto SE MSi, Prof Fitri Ismiyanti SE MSi, dan Prof Dr Heru Tjaraka SE MSi BKP Ak CA.
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR, Prof Dr Mohammad Nasih MT Ak CA, menyoroti pentingnya riset sebagai pilar utama dalam memperkuat posisi FEB UNAIR sebagai fakultas unggulan.
Ia menegaskan, bahwa kontribusi terbesar dalam akademik nasional berasal dari riset para guru besar.
“Hasil riset tidak hanya berhenti di publikasi, tetapi juga memperbarui pengetahuan dosen. Dengan demikian, materi yang diajarkan kepada mahasiswa selalu relevan dan bermutu tinggi,” jelasnya.
Riset yang berkembang, lanjutnya, mampu mendorong inovasi baik untuk masyarakat maupun dunia pendidikan. Hal ini menjadi dasar dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan zaman.
Selain fokus pada akademik, Prof. Nasih juga menggarisbawahi peran universitas dalam memajukan kesejahteraan bangsa. Ketahanan pangan menjadi salah satu isu strategis yang mendapat perhatian khusus.
“Memberikan makan kepada mereka yang membutuhkan adalah bentuk ibadah mulia. Ketahanan pangan menjadi fondasi untuk memastikan masyarakat lepas dari kelaparan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan melalui konsep green economy dan green ecology. “Kerusakan lingkungan akan berdampak langsung pada produktivitas pangan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan pengukuhan enam guru besar ini, UNAIR semakin memperkuat perannya sebagai universitas yang tidak hanya unggul dalam akademik. Tetapi juga peduli terhadap pembangunan sosial dan ekonomi bangsa.
Komitmen ini sekaligus menjadi bukti nyata, bahwa riset yang relevan dan berorientasi pada masyarakat adalah kunci dalam menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan. @Man
