Surabaya | klikku.id – Pemasangan gorong-gorong/ U-Ditch Di wilayah Simo Katrungan Kelurahan Petemon Kecamatan Sawahan, setelah beberapa hari ini gencar ditulis media sedikit ada perubahan.
Walaupun sampai saat ini belum ada pernyataan dari Pelaksana CV. Wahyu Kontruksi Kreasindo, atau pun dari Kepala Bidang (Kabid) Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, mengenai Pengerjaanya yang anggap janggal dan tertutup.
U-Ditch di produksi oleh PT Merak, sebelumnya rusak, cor retak-retak sebagian sudah diangkut, diganti dengan U-Ditch baru, ” kata seorang warga sekitar
Tadi malam sekitar pukul 2 dini hari U-Ditch yang retak diangkut pakai kontainer, dibawah keluar dari lokasi proyek. Rabu 30 Juli 2025.
“Kalau saya lihat U-Ditch yang rusak sudah dibawah keluar. Saya perhatikan hampir seluruh U-Ditch itu memang banyak yang rusak.
“Setahu saya satu kontainer sudah dibawa, namun bagaimana U-Ditch yang sudah terlanjur dipasang,” harusnya dibongkar juga dong,” tanya warga sekitar.
“Ini proyek yang ketahuan wartawan cepat-cepat diganti, lalu bagaimana yang tidak terpantau media,” cetusnya.
Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Wahyu Konstruksi Kreasindo berdasarkan Kontrak No. 000.3.2/075/06.2.01.0012.EPC/436.7.3/2025, dengan spesifikasi saluran 80/100 dan cover gandar 10 ton.
Namun di lapangan, pelaksanaan dinilai tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS).
Beberapa pelanggaran yang ditemukan
1. Material dan Dimensi Tidak Sesuai
Beton diduga tidak memenuhi kekuatan standar, dimensi tidak konsisten dengan spesifikasi kontrak.
2. Papan Informasi Proyek Absen
Tidak ditemukan papan nama proyek, yang seharusnya menjadi syarat transparansi publik.
3. Pengabaian K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
Pekerja tanpa APD, tanpa pengawasan keselamatan, dan berisiko tinggi mengalami kecelakaan kerja.
4. Fasilitas Penunjang Minim
Tidak tampak kantor lapangan, gudang material, atau sistem pendukung proyek lainnya.
5. Tidak Ada Sistem Dewatering
Ketiadaan sistem ini berpotensi merusak struktur saluran akibat genangan air tanah, terutama saat musim hujan.
Fakta dilapangan, U-Ditch yang telah retak tetap dipasang menunjukkan kelalaian serius. Retakan adalah indikasi kerusakan struktural yang bisa menyebabkan:
- Kebocoran dan kerusakan saluran, erosi tanah sekitar dan Penurunan daya dukung beban
- Potensi banjir akibat kegagalan fungsi drainase
- Jika diperbaiki, harus oleh tenaga ahli dan melalui metode sesuai regulasi teknis.
Rigi
