Ekonomi Bisnis Nasional

Jumat, 1 Agustus 2025 - 11:28 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Pegadaian Target Kelola 28 Ton Emas, Tabungan hingga Deposito Jadi Primadona

Jakarta | klikku.id – Minat masyarakat Indonesia menabung emas makin melesat. PT Pegadaian menargetkan mampu mengelola 28 ton emas pada akhir 2025.

Angka itu melonjak dibandingkan capaian per 15 Juli lalu, yang sudah tembus 22 ton.

Target ambisius ini mencakup seluruh layanan emas Pegadaian: mulai tabungan, cicilan, titipan, hingga bisnis Bullion Bank.

“Kita target di tahun ini pengelolaan Bullion sampai 28 ton,” ujar Kadek Eva Saputra, Head of Bullion Business Division Pegadaian, usai acara Keren, Muda & Cuan Bersama Bullion Emas di Jakarta, Kamis (31/7/2025).

Menurut Kadek, optimisme ini ditopang harga emas yang stabil dan edukasi keuangan yang terus digencarkan. Tak heran, sudah lebih dari 4 juta nasabah memanfaatkan layanan emas Pegadaian untuk menabung, membeli, hingga mendepositokan emas mereka.

Produk deposito emas disebut jadi primadona. Hingga pertengahan Juli, jumlahnya sudah mencapai 1,3 ton dan ditarget bisa menembus 1,5 ton di akhir tahun.

“Imbal hasilnya bisa sampai 13 persen kalau ditambah bunga tambahan. Jadi sangat kompetitif,” ungkap Kadek.

Dari sisi return, emas memang terbukti menggiurkan. Secara historis, komoditas ini mencatat CAGR 12,3 persen dalam 20 tahun terakhir.

“Deposito emas nantinya bisa dikelola Bullion Bank, sehingga makin bermanfaat bagi nasabah,” imbuhnya.

Pegadaian juga bersiap mendukung peluncuran instrumen investasi baru, yakni Exchange-Traded Fund (ETF) Emas) pada kuartal IV 2025. Langkah ini mengikuti terbitnya aturan OJK terkait usaha bulion tahun lalu.

ETF Emas memungkinkan investor berinvestasi langsung pada emas batangan fisik, atau melalui kontrak derivatif di pasar modal.

Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI, optimistis ETF emas bakal menarik minat 17,4 juta investor pasar modal Indonesia.

“Ini peluang besar untuk diversifikasi investasi. Jadi tidak hanya saham atau obligasi, emas kini juga bisa jadi instrumen yang likuid,” katanya. R3d


 

73

Baca Lainnya