Surabaya | klikku.id – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah resmi bergulir di Jawa Timur. Kick off berlangsung di SMPN 1 Padangan, Bojonegoro, 4 Agustus lalu.
Hanya sepekan berjalan, Dinas Kesehatan Jatim mencatat 3,68 juta warga sudah terlayani. Targetnya, 42 juta penduduk termasuk 7,49 juta anak sekolah di seluruh jenjang—SD, SMP, SMA, madrasah, pesantren, hingga sekolah rakyat.
“Program ini penting untuk deteksi dini risiko kesehatan anak dan remaja. Penanganannya jadi lebih cepat, kualitas hidup pun meningkat,” ujar dr. Erwin Astha Triyono, Kepala Dinkes Jatim, Senin (11/8/2025).
Pemeriksaan meliputi telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, gizi, tekanan darah, hepatitis, TBC, kebugaran jasmani, perilaku merokok, gula darah, talasemia, anemia, hingga imunisasi. Tenaga medis hingga guru ikut terlibat.
Bagi anak di luar pendidikan formal, layanan bisa diakses lewat puskesmas. Sekolah juga diimbau membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Anak sekolah hari ini adalah bahan bakar menuju Indonesia Emas 2045. Intervensi kesehatan adalah kuncinya,” tegas Erwin. R3d
