Pendidikan

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:09 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Ketua Dewan Profesor ITS, Prof Imam Robandi, MT

Ketua Dewan Profesor ITS, Prof Imam Robandi, MT

ITS Kukuhkan 5 Profesor Baru, Siap Genjot Riset Unggulan hingga Neuroteknologi

Surabaya | klikku.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menambah jajaran guru besar. Lima profesor baru resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Dewan Profesor di Grha Sepuluh Nopember, Kamis (14/8/2025).

Momen ini menjadi pengukuhan keempat sepanjang 2025, sekaligus menggenapkan jumlah guru besar ITS menjadi 226 orang.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof Nurul Widiastuti, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah langkah strategis menuju target World Class University Top 300 Dunia pada 2030.

“Pengukuhan profesor mendorong percepatan kontribusi nyata ITS untuk masyarakat luas,” tegasnya.

Rangkaian sidang dimulai dengan orasi ilmiah Prof Sigit Tri Wicaksono (guru besar ke-222) bertema Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Alam Menuju Kemandirian Bangsa. Ia mengungkap potensi limbah serbuk batu alam untuk meningkatkan performa komposit hibrid.

Prof Yatim Lailun Ni’mah (ke-223) membahas Penanganan Limbah Berbahaya Menggunakan Olahan Limbah, termasuk penggunaan limbah organik sebagai bioadsorben dan sumber karbon.

Dilanjutkan Prof Suprapto (ke-224) yang memaparkan Kemometrik, gabungan statistik dan teknologi informasi—untuk analisis data, deteksi penyakit dini, hingga pemantauan polutan.

Dari bidang biologi, Prof Tutik Nurhidayati (ke-225) mempresentasikan riset Fisiologi Tumbuhan untuk pemanfaatan lahan suboptimal demi ketahanan pangan nasional.

Sedangkan Prof Adhi Dharma Wibawa (ke-226), guru besar pertama di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan ITS, memaparkan inovasi neuroteknologi yang memanfaatkan sinyal otak agar pasien yang tak bisa berbicara dapat “menyampaikan” pikirannya.

Ketua Dewan Profesor ITS, Prof Imam Robandi, berharap lahirnya para profesor baru ini semakin memperkuat posisi ITS sebagai kampus yang berdampak luas.

“Semakin banyak guru besar lahir, semakin besar pula kontribusi ITS bagi bangsa,” tandasnya.

Pengukuhan ini juga sejalan dengan komitmen ITS terhadap Sustainable Development Goals poin ke-4, yakni pendidikan berkualitas.

Kampus Pahlawan itu terus menunjukkan diri sebagai garda terdepan dalam mencetak insan cendekia untuk Indonesia Emas 2045. @Man


 

83

Baca Lainnya