Pendidikan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:48 WIB

20 jam yang lalu

logo

Gandeng Kampus Jepang, Unitomo Buka Jalan Kuliah dan Karier Mahasiswa ke Negeri Sakura

SURABAYA | klikku.id – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) memperluas jejaring internasional, melalui kerja sama dengan License Academy Jepang.

Kemitraan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation of Agreement (IoA) dalam ajang Japan Education Fair 2026, Minggu (14/6/2026).

Kerja sama yang dijalin melalui Program Studi Sastra Jepang itu, bertujuan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan, sekaligus membangun karier di Jepang.

Menariknya, suasana pembukaan kegiatan berlangsung berbeda dari seremoni formal pada umumnya. Delegasi Jepang diajak mengenal budaya Indonesia, melalui pertunjukan angklung yang dibawakan oleh Titien Sensei bersama mahasiswa Unitomo.

Tak hanya menyaksikan, para tamu dari Jepang juga turut mencoba memainkan alat musik tradisional asal Jawa Barat tersebut. Interaksi itu menciptakan suasana akrab sekaligus menjadi simbol pertukaran budaya antara kedua negara.

Kepala Program Studi Sastra Jepang FIPS Unitomo Rahardian mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung internasionalisasi kampus.

“Kemitraan dengan License Academy ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Tetapi akan diwujudkan melalui berbagai program yang memberi manfaat langsung bagi mahasiswa,” ujarnya.

“Ini membuka kesempatan lebih besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan akses pendidikan bertaraf internasional sekaligus memperluas peluang berkarier di Jepang,” tambahnya.

Selain menjadi ajang penguatan kerja sama, Japan Education Fair 2026 juga menarik perhatian ratusan pengunjung. Pelajar, mahasiswa, hingga orang tua memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari informasi seputar pendidikan di Jepang.

Berbagai konsultasi mengenai beasiswa, prosedur pendaftaran, hingga kehidupan mahasiswa di Jepang menjadi topik yang paling banyak diminati.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak mahasiswa yang mampu bersaing di tingkat global, tanpa meninggalkan identitas budaya Indonesia,” pungkasnya. AM@n


 

20

Baca Lainnya