Pendidikan Teknologi IT

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:38 WIB

23 jam yang lalu

logo

Kenalkan Teknologi Kapal Cepat Alumunium, ITS & Rusia Gelar Audensi dengan Gubernur Jatim

SURABAYA | klikku.id – Peluang kerja sama teknologi maritim antara Indonesia dan Rusia semakin terbuka.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mempertemukan delegasi Kota Saint Petersburg dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam audiensi yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (12/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana transfer teknologi kapal cepat berbahan aluminium yang dikembangkan Rusia, untuk diterapkan di Indonesia. Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu daerah pertama yang mengadopsi teknologi tersebut.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai, kerja sama ini berpotensi memperkuat sektor transportasi laut, sekaligus mendorong pertumbuhan industri maritim di wilayahnya.

“Posisi Jawa Timur sebagai pintu gerbang logistik Indonesia timur, membutuhkan dukungan teknologi transportasi yang lebih modern dan efisien,” ujarnya.

“Transfer teknologi ini menjadi peluang besar untuk memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendukung pengembangan industri perkapalan daerah,” tambahnya.

Dari pihak Rusia, Ketua Dewan Legislatif Saint Petersburg Alexander N. Belsky menyatakan dukungannya terhadap proses kerja sama tersebut.

“Pemerintah Saint Petersburg siap membantu aspek legal dan teknis, agar proses transfer teknologi dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Bambang Pramujati menjelaskan, bahwa kampusnya mendapat peran penting dalam proyek tersebut.

“ITS akan melakukan penyesuaian desain kapal cepat, agar sesuai dengan kondisi perairan Indonesia yang memiliki karakter gelombang berbeda dengan wilayah Rusia,” ungkapnya.

“Tujuan kami bukan sekadar menggunakan teknologi luar negeri. Tetapi juga memastikan ada proses alih teknologi. Sehingga kemampuan desain dan pengembangannya juga dapat dikuasai di dalam negeri,” tambahnya.

Ia menambahkan, ITS juga menggandeng galangan kapal lokal, untuk mendukung proses produksi.

“Kapal cepat aluminium hasil pengembangan bersama itu, direncanakan dibangun di Madura melalui kerja sama dengan PT Bintang Timur Samudera,” tuturnya.

Menurutnya, studi kelayakan proyek telah selesai dilakukan dan menunjukkan hasil positif.

“Kapal yang kami kembangkan direncanakan mampu melaju hingga empat kali lebih cepat, dibandingkan kapal konvensional yang saat ini banyak digunakan untuk transportasi antarpulau,” ujarnya.

Selain sektor maritim, pembahasan kerja sama juga merambah bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), serta keamanan siber.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas hubungan antara Jawa Timur dan Saint Petersburg, tidak hanya dalam bidang industri tetapi juga pengembangan teknologi digital.

“Jika terealisasi, proyek ini diproyeksikan mampu meningkatkan daya saing industri maritim nasional. Serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk kapal cepat buatan Indonesia,” pungkas Bambang. AM@n


 

14

Baca Lainnya