Nasional Teknologi IT Telekomunikasi

Minggu, 28 September 2025 - 10:49 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Menkomdigi: Masih Ada 2.333 Desa Belum Terkoneksi Internet

Bandung | klikku.id – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan masih ada 2.333 desa di Indonesia yang belum terkoneksi internet. Kondisi tersebut dinilai menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Angka ini adalah target yang masuk akal jika kita semua bergandengan tangan untuk menuntaskan persoalan ini bersama-sama,” kata Meutya saat memimpin upacara peringatan Hari Bhakti Postel ke-80 di Bandung, Sabtu (27/9).

Dari total desa yang belum terkoneksi, tercatat 2.017 desa tidak mendapat layanan 4G. Sementara 316 desa lainnya mayoritas berupa ladang non-pemukiman.

Menurut Meutya, tantangan ini harus dijawab dengan memperluas konektivitas hingga mencapai 80 persen. Ia menegaskan bahwa perjuangan membangun jaringan digital tidaklah sulit jika semua pihak memiliki komitmen.

Ia menyinggung sejarah perjuangan Angkatan Muda Perusahaan Telepon dan Telegraf (AMPTT) pada 27 September 1945, yang berhasil menyebarkan berita kemerdekaan Indonesia ke dunia internasional dengan mengambil alih Perusahaan Telepon dan Telegraf (PTT) dari Jepang.

“Hari ini semangat itu kita lanjutkan, karena perjuangan belum selesai,” ujarnya.

Meutya menambahkan, salah satu langkah prioritas adalah meningkatkan penetrasi fixed broadband rumah tangga, yang saat ini baru menyentuh angka 27,4 persen.

Selain itu, pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang berdaulat juga dinilai penting untuk memperkokoh pertahanan nasional, apalagi di tengah dinamika geopolitik global yang rawan mengganggu jaringan telekomunikasi.

“Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan pertumbuhan ekonomi nasional perlu didorong ke angka 8 persen, dan itu hanya bisa tercapai jika digitalisasi berjalan cepat sebagai motor penggeraknya,” kata Meutya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah pelaku industri ICT dan digital menandatangani deklarasi bersama untuk mempercepat digitalisasi, sekaligus mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Deklarasi tersebut ditandatangani antara lain oleh Telkom Indonesia, Telkomsel, Indosat, XL Smart, Huawei Indonesia, Ericsson Indonesia, Aspimtel, Mastel, APJII, APJATEL, ASKALSI, ATSI, ASIOTI, Indotelko, Pos Indonesia, Bakti Komdigi, hingga PANDI. R3D


 

136

Baca Lainnya