Ekonomi Bisnis Pemerintahan Peristiwa

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:29 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Khofifah Ajak Anak Muda Jadikan Batik Bagian dari Lifestyle

Surabaya | klikku.id – Batik bukan sekadar kain tradisional. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, batik adalah simbol identitas bangsa sekaligus gaya hidup modern yang harus terus dipopulerkan, khususnya di kalangan generasi muda.

Pesan itu disampaikan Khofifah saat peringatan Hari Batik Nasional 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (2/10).

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah memperkenalkan Batik Gerbang Baru Nusantara, karya wastra baru yang diluncurkan bertepatan dengan gelaran Jawa Timur Festival (Jatim Fest) 2025 di Grand City Surabaya sehari sebelumnya.

“Ketika kita memakai batik, maka kita ikut merayakan budaya Indonesia, sekaligus menunjukkan rasa bangga terhadap warisan batik yang kaya nilai seni dan filosofi,” ujarnya.

Menurut Khofifah, generasi muda perlu dikenalkan dengan atmosfer kebanggaan terhadap batik, agar tidak berhenti sebatas tahu. Mereka diharapkan menjadikan batik sebagai bagian dari keseharian.

“Batik adalah akar budaya yang tidak lekang waktu. Bahkan, dengan desain kontemporer, batik tetap relevan dengan gaya hidup modern,” tegasnya.

Ia menambahkan, kini banyak pilihan batik kekinian yang lahir dari penataan ulang motif tradisional tanpa kehilangan akar budaya. Hal itu membuat batik semakin mudah diterima anak muda sebagai simbol partisipasi sekaligus pelestarian budaya.

Khofifah bahkan menceritakan kebiasaannya setiap kali berkunjung ke kota/kabupaten di Jatim, ia selalu membeli batik lokal.

“Beberapa hari lalu saat misi dagang di Palembang, saya juga beli batik khas Sumatera Selatan. Jadi selalu ada update tren batik,” katanya.

Dari pengalaman itulah lahir Batik Gerbang Baru Nusantara. Motifnya mengangkat Surya Majapahit, yang bukan hanya sekadar ragam hias, tetapi simbol kejayaan, kebesaran, dan pencerahan dari masa gemilang Majapahit.

“Peluncuran batik ini memperlihatkan bagaimana sejarah dan budaya Jawa Timur dihidupkan kembali melalui karya yang bernilai estetika sekaligus sarat makna filosofis,” imbuhnya.

Sebagai wujud nyata komitmen, Pemprov Jatim telah menerbitkan Pergub Nomor 15 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh ASN dan non-ASN memakai batik setiap Hari Batik Nasional.

“Hari ini, semua ASN dan non-ASN Pemprov Jatim mengenakan batik. Mari kita jadikan batik bukan hanya pakaian seremonial, tapi identitas bangsa dan simbol persatuan,” ajak Khofifah. In.Joe.nesia


 

95

Baca Lainnya