Pendidikan

Minggu, 2 November 2025 - 09:28 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Estafet Kepemimpinan Unusa, Prof Nuh Tekankan Sinergi dan Tata Kelola Baik

SURABAYA | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) resmi melantik jajaran wakil rektor periode 2025–2030 pada Sabtu (1/11).

Pelantikan tersebut menjadi tonggak baru bagi Unusa dalam memperkuat tata kelola dan mempercepat transformasi menuju universitas berdaya saing global.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Prof. Dr. Eng. Ir. Ahmad Rusdiansyah, M.Eng., CSCP, CLTD, IPU, sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, dan Transformasi Digital; Dr. Muhammad Yusak Anshori, drs., M.M., sebagai Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Keuangan, Aset, dan Perencanaan; serta Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., sebagai Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, PPM, Hubungan Eksternal, dan Pemeringkatan Global.

Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA., menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan periode sebelumnya atas dedikasi mereka. Ia menegaskan bahwa pergantian jabatan adalah bagian dari proses menuju kematangan institusi.

“Para pengelola boleh berganti, tetapi Unusa harus terus tumbuh dan berkembang. Kuncinya adalah rukun, kompak, dan sinergi antar elemen,” ujar Menteri Pendidikan Nasional RI periode 2009–2014 itu.

Prof Nuh menekankan pentingnya good governance, inovasi digital, serta penguatan sumber daya manusia. Ia juga mengingatkan agar setiap kebijakan berorientasi pada mahasiswa.

“Segala keputusan harus bermuara pada kepentingan mahasiswa—student first dan improving student experience,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prof Nuh turut mengapresiasi pencapaian Unusa yang telah masuk Times Higher Education (THE) Impact Rankings.

“Meski masih di kategori 1.300+, capaian ini menandakan bahwa Unusa sudah mulai diperhitungkan dunia internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan pengakuan atas komitmen Unusa terhadap mutu pendidikan dan keberlanjutan.

Ke depan, Prof Nuh menekankan pentingnya employability sebagai tolok ukur keberhasilan perguruan tinggi.

“Mahasiswa Unusa harus siap bersaing di dunia kerja. Mereka tidak cukup hanya cerdas, tapi juga harus memiliki keterampilan dan kepercayaan diri,” pesannya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat arah strategis Unusa menuju kampus unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. @Man


 

150

Baca Lainnya