MAGETAN | klikku.id – BUMDes Karya Maju di Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, terus berinovasi dengan menghadirkan wisata edukasi petik buah melon hidroponik bernama Jatera Agro.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian desa sekaligus memperkenalkan sistem pertanian modern kepada masyarakat.
Direktur BUMDes Karya Maju, Cahyo Susilo, mengatakan wisata petik melon jenis Sweet Hami ini dibangun di area greenhouse dan mulai dikembangkan sejak 2024.
Sejauh ini sudah empat kali panen, dengan hasil sekitar 1 ton per panen yang sebagian besar dibeli langsung oleh wisatawan.
“Kami ingin menjadikan tempat ini sebagai wisata edukasi. Anak-anak TK dan SD bisa belajar menanam secara hidroponik. Antusiasmenya luar biasa,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).
Harga buah melon dipatok Rp25 ribu per kilogram. Saat musim panen, pengunjung dari Magetan, Madiun, hingga Ponorogo ramai berdatangan untuk merasakan sensasi memetik buah sendiri. Dalam satu masa panen yang berlangsung 3–5 hari, omzet penjualan bisa mencapai Rp20 juta.
Cahyo menambahkan, sebelum berhasil dengan melon, pihaknya sempat gagal membudidayakan pisang dan pepaya hawai akibat hama.
Namun, dengan dukungan program pemberdayaan dari Pemprov Jatim pada akhir 2024, BUMDes beralih ke sistem hidroponik yang lebih terkendali dan produktif.
Salah satu pengunjung, Eko Setiawan, mengaku senang bisa memetik langsung buah segar. “Rasanya lebih manis dibanding yang dijual di pasaran. Tempatnya juga bersih dan nyaman,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Magetan terus mendorong peran BUMDes untuk meningkatkan ekonomi lokal. Dari 207 desa, 164 BUMDes sudah tersertifikasi badan hukum, dan 80 di antaranya aktif berkontribusi ke Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui berbagai bidang usaha, termasuk wisata, pertanian, dan kerajinan. R3d
