Pendidikan

Sabtu, 22 November 2025 - 13:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

APTIK Gelar Konferensi Internasional di Surabaya, Bahas Solusi Kemiskinan hingga Krisis Iklim

SURABAYA | klikku.id – Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik (APTIK) menggelar The 4th APTIK International Conference (AIC) di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Jumat–Sabtu (21–22/11).

Forum ilmiah dua hari ini menjadi ruang diskusi lintas disiplin untuk mencari terobosan dalam penanganan kemiskinan dan krisis lingkungan.

Konferensi yang berlangsung di Widya Mandala Hall, Kampus Pakuwon City, ini terselenggara melalui kolaborasi tiga kampus anggota APTIK di Surabaya: UKWMS, Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC), dan STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo (STIKVINC).

Tema besar yang diangkat, “Bridging the Gap: Innovations for Poverty Alleviation and Environmental Sustainability”, menyoroti keterkaitan erat antara tekanan ekonomi dan kerusakan lingkungan—isu global yang makin mendesak terutama setelah pandemi Covid-19.

“Konferensi ini bukan sekadar forum akademik, tetapi ruang untuk merancang solusi transformasional. Teknologi tepat guna, ekonomi hijau, hingga kebijakan inklusif harus didorong bersama,” ujar Dr. Wahyudi Wibowo, Chairman AIC.

Rektor UKWMS apt. Sumi Wijaya Ph.D., menambahkan, inovasi dari sivitas akademika harus mampu mengangkat masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan bumi.

APTIK juga menegaskan kegiatan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017–2045, dan spirit ensiklik Laudato Si’.

Empat pakar internasional menjadi pembicara kunci dalam perhelatan ini, diikuti peserta dari 26 perguruan tinggi APTIK dan jaringan perguruan tinggi Katolik di Asia.

Hasil riset dan rekomendasi konferensi ditargetkan dapat ditindaklanjuti menjadi kolaborasi nyata untuk membantu penanganan kemiskinan dan krisis ekologi di Indonesia. AMan


 

132

Baca Lainnya