Nasional Peristiwa

Minggu, 30 November 2025 - 20:22 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Korban Terus Bertambah, BNPB Kebut Penanganan Banjir Besar di Sumatera

JAKARTA | klikku.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat seluruh operasi penanganan banjir bandang yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Fokus utama diarahkan pada pencarian korban, pembukaan akses wilayah terisolasi, serta distribusi logistik yang hingga kini masih terhambat.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan tim gabungan Basarnas, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan operasi SAR di tiga provinsi.

Data terbaru pada Minggu (30/11) menunjukkan korban meninggal di Sumatera Utara meningkat menjadi 166 orang, setelah dalam satu hari ditemukan tambahan 60 jenazah.

“Sebanyak 143 orang masih hilang dan pencarian masih berlangsung,” ujarnya di Jakarta.

Di Aceh, dua hari setelah status tanggap darurat ditetapkan, tercatat 47 orang meninggal, 51 hilang, dan delapan luka-luka. Jumlah pengungsi mencapai 48.887 KK, terbanyak di Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Singkil.

Sementara itu di Sumatera Barat, banjir bandang yang memutus akses di sejumlah titik menyebabkan 90 korban meninggal, 85 hilang, dan 10 luka-luka. Kabupaten Agam menjadi wilayah dengan korban tertinggi. Sedangkan 77.918 jiwa mengungsi, mayoritas di Kota Padang dan Pesisir Selatan.

Untuk mempercepat penanganan, BNPB mengerahkan alutsista untuk evakuasi udara dan memastikan suplai logistik tidak terputus. Jaringan komunikasi darurat berbasis satelit Starlink juga diaktifkan di daerah yang terisolasi sinyal.

“BNPB memastikan upaya penanganan darurat terus dipercepat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian, TNI-Polri, dan relawan. Prioritas kami adalah pembukaan akses, pendataan lanjutan korban, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga,” tegas Suharyanto. R3d


 

172

Baca Lainnya