Pemerintahan Peristiwa

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:29 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Jelang Natal & Tahun Baru, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah untuk Tekan Harga Sembako

SURABAYA | klikku.id – Menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Provinsi Jawa Timur tancap gas menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Salah satu langkahnya adalah menggelar pasar murah secara masif hingga penghujung tahun di berbagai kabupaten/kota.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, pasar murah bukan sekadar agenda rutin, melainkan intervensi langsung pemerintah untuk memastikan stok aman dan harga tetap terjangkau.

“Kami ingin masyarakat tenang. Natal dan tahun baru tidak boleh dibayangi kekhawatiran soal tingginya harga sembako,” ujarnya, Kamis (11/12).

Pada Pasar Murah ke-286 yang digelar di Balai Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, animo masyarakat terlihat tinggi.

Pemprov menjual sejumlah komoditas di bawah harga pasar. Beras premium dilepas Rp14 ribu per kilogram (harga pasar Rp15 ribu). Lima kilogram beras SPHP dijual Rp11 ribu per kilogram, lebih rendah dari harga umum Rp13 ribu.

Produk lain juga dibanderol miring: gula pasir Rp14 ribu/kg, minyak goreng Minyakita Rp13 ribu/liter, telur ayam ras Rp22 ribu/pack, bawang merah Rp7 ribu/250 gram, bawang putih Rp6 ribu/250 gram, tepung terigu Rp10 ribu/kg, serta daging ayam ras Rp30 ribu/pack.

Tak hanya stabilisasi harga, pasar murah juga menjadi sarana intervensi gizi. Pemprov membagikan telur gratis untuk ibu hamil dan anak-anak sebagai upaya pengendalian stunting. Warga lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas juga menerima bantuan beras 5 kilogram.

“Kami ingin para lansia dan keluarga rentan menghadapi akhir tahun dengan lebih tenang,” tegas Khofifah.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini ditopang kuat oleh kolaborasi pemprov, pemda kabupaten/kota, BUMD, distributor, hingga mitra pangan. Sepanjang 2025, total 286 pasar murah digelar di berbagai titik Jatim.

Melihat dampaknya yang signifikan, Pemprov Jatim memastikan program pasar murah tetap berlanjut pada 2026 melalui alokasi khusus di APBD. Nughie


 

197

Baca Lainnya