SURABAYA | klikku.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Tim KonsultanITS sukses keluar sebagai Juara 1 sekaligus Best Presentation dalam ajang Chandra Asri Limitless Innovation and Business Strategy Challenge (CAliber) 2025 yang digelar PT Chandra Asri Pacific Tbk, Kamis (11/12/2025).
Tim lintas disiplin ini digawangi oleh Alfa Rizky dan Shafa Annisa Ramadhani dari Departemen Teknik Kimia ITS, serta Michael Jonathan Fritzi Zalukhu dari Departemen Manajemen Bisnis ITS.
Mereka menghadirkan gagasan inovatif berupa strategi bangunan hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung sertifikasi EDGE Zero Carbon pada gedung perkantoran industri.
Konsep yang ditawarkan mengusung Housing Strategy, yakni pendekatan desain bangunan yang menempatkan efisiensi energi dan kenyamanan ruang kerja layaknya hunian.
Strategi ini dibangun di atas tiga pilar utama: manajemen energi, infrastruktur teknologi, serta pembentukan budaya berkelanjutan di lingkungan kerja.
Ketua tim KonsultanITS, Alfa Rizky, menjelaskan bahwa pilar manajemen energi difokuskan pada pengendalian konsumsi listrik guna menekan emisi karbon.
Sementara pilar teknologi berperan sebagai sistem pemantauan berbasis data melalui real-time monitoring. Adapun pilar budaya menitikberatkan pada perubahan perilaku karyawan agar lebih sadar terhadap penggunaan energi.
Menurut Alfa, solusi tersebut dirancang untuk menjawab persoalan klasik gedung perkantoran industri, mulai dari tingginya konsumsi energi, belum adanya peta jalan digital keberlanjutan, hingga minimnya kesadaran karyawan terhadap isu lingkungan. Padahal, ketiga aspek itu menjadi indikator penting dalam standar bangunan hijau.
Proses pengembangan ide dilakukan selama kurang lebih tiga bulan, dimulai dari analisis studi kasus, diskusi intensif, hingga penyusunan proposal bisnis dan teknis. Dari total 136 tim peserta, KonsultanITS berhasil menembus 10 besar dan akhirnya keluar sebagai pemenang utama.
Alfa mengakui tantangan terbesar kompetisi ini adalah menyusun solusi yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga realistis dari sisi manajerial dan budaya organisasi.
Ke depan, ia berharap Housing Strategy dapat diterapkan secara luas di sektor industri dan perkantoran di Indonesia.
Inovasi ini dinilai sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek energi bersih, inovasi industri, dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendorong transformasi hijau nasional. AMan
