Ekonomi Bisnis Transportasi

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:29 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Maiden Voyage MV YM Continuity Perkuat Peran Terminal Teluk Lamong di Jalur Perdagangan Internasional

SURABAYA | klikku.id – Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu simpul penting logistik nasional setelah menerima kunjungan perdana (maiden voyage) kapal petikemas MV YM Continuity, Rabu (17/12/2025).

Kedatangan kapal tersebut menandai dibukanya layanan China–Indonesia–Malaysia Service yang menghubungkan sejumlah pelabuhan utama di Asia.

MV YM Continuity merupakan bagian dari layanan joint service tiga perusahaan pelayaran global, yakni Yang Ming, Evergreen, dan Wan Hai. Kapal ini melayani rute reguler Tianjin–Dalian–Qingdao–Ningbo–Surabaya–Jakarta–Singapura–Port Klang–Kaohsiung dengan jadwal sandar mingguan.

Pada sandar perdana di dermaga internasional TTL, kapal berkapasitas 2.940 TEUs itu melayani kegiatan bongkar muat sebanyak 891 petikemas atau setara 1.540 TEUs. Proses pelayanan berlangsung efisien dengan skema berth on arrival tanpa waktu tunggu.

Kapten MV YM Continuity, Tongfei Zhang, menyampaikan kepuasannya atas pelayanan yang diberikan. “Pelayanan di Terminal Teluk Lamong sangat profesional dan efisien. Kami bisa langsung sandar tanpa antre, ini tentu sangat membantu ketepatan jadwal pelayaran,” ujarnya.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan kedatangan MV YM Continuity menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelayaran internasional terhadap kinerja terminal.

“Maiden voyage ini menunjukkan Terminal Teluk Lamong dipercaya sebagai mitra strategis dalam jaringan logistik global, khususnya untuk layanan kapal internasional,” kata David.

Ia menambahkan, dukungan fasilitas modern dan sistem operasional semi-otomatis yang diterapkan TTL memungkinkan pelayanan kapal berukuran besar dilakukan secara aman, cepat, dan efisien.

“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi seluruh pengguna jasa,” tegasnya.

Kehadiran layanan joint service ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas perdagangan internasional Jawa Timur, sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan nasional di tengah dinamika logistik global.

Terminal Teluk Lamong pun optimistis dapat terus menjadi gerbang utama arus barang ekspor-impor Indonesia ke pasar dunia. AMan


 

125

Baca Lainnya