SURABAYA | klikku.id – Upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini tidak hanya dilakukan oleh sekolah dan keluarga. Dunia usaha juga mulai terlibat aktif.
PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menjadi salah satunya. Perusahaan pelabuhan itu menggelar kegiatan literasi interaktif untuk anak-anak pekerjanya pada Jumat (9/1).
TPS menggandeng pegiat literasi Kak Jules (Yuliana Sidharta) dari Komunitas Read Aloud Surabaya. Dalam sesi tersebut, anak-anak diajak “berpetualang” di Terminal Petikemas melalui cerita boneka yang dikemas hangat dan penuh dialog.
Visualisasi di layar LCD membuat suasana semakin hidup, seolah mereka benar-benar berada di area terminal.
Metode read aloud dipilih karena tidak hanya mengajak anak mendengar cerita, tapi juga aktif bertanya, berdiskusi, dan mengekspresikan imajinasi. Pendekatan itu dinilai efektif menumbuhkan minat baca sekaligus kemampuan berbahasa.
“Literasi perlu dikenalkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Melalui read aloud, anak belajar berkomunikasi dan memahami nilai positif dari cerita,” ujar Kak Jules.
Ia selama ini dikenal konsisten mengampanyekan literasi keluarga lewat pendekatan yang hangat dan mudah diterima anak. Kegiatan di TPS diharapkan memberi pengalaman bahwa membaca bukan beban, melainkan aktivitas yang menyenangkan.
Sekretaris Perusahaan TPS Erika Asih Palupi menjelaskan, program literasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pengembangan karakter anak pekerja.
“Kami ingin anak-anak mengenal tempat orang tua mereka bekerja, sekaligus memperoleh nilai edukasi yang bermanfaat jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Erika, membaca membangun karakter positif, pengetahuan, dan rasa percaya diri anak di masa depan.
Melalui kegiatan ini, TPS menegaskan dukungannya pada budaya literasi. Serta memperkenalkan dunia kepelabuhanan dengan cara ramah anak, yakni bermain sambil belajar, mendengar sambil berimajinasi. AMan
