Daerah

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:33 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Dok Foto : Biro klikku.id Bangkalan.

Dok Foto : Biro klikku.id Bangkalan.

Optimisme Pemuda Tanah Merah Bangkalan Menguat Usai Dialog Bersama Plt Camat dan PUPR Bangkalan

Bangkalan | klikku.id — Optimisme pemuda dan masyarakat Kecamatan Tanah Merah kian menguat pasca forum diskusi publik yang menghadirkan Plt Camat Tanah Merah, Amir Lutfi S.SPT., M.Si, serta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangkalan. Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas keluhan warga terkait proyek Inpres, khususnya pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi di wilayah setempat.

Salah satu pemuda Tanah Merah, Anam, menilai kehadiran Plt Camat Tanah Merah menunjukkan kepedulian dan keterbukaan pemerintah kecamatan terhadap aspirasi warga. Menurutnya, pertemuan tersebut menumbuhkan optimisme baru karena pemerintah tidak hanya mendengar, tetapi juga membuka ruang diskusi berkelanjutan.

“Selangkah lagi kami menyatakan optimis setelah duduk bersama. Kami melihat Pak Amir Lutfi memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan Tanah Merah,” ujar Anam.

Tidak hanya dari unsur kecamatan, Anam juga mengapresiasi kehadiran Guntur, selaku Kepala Bidang Jalan Kabupaten dan Jembatan Dinas PUPR Bangkalan, yang dinilai memberikan kontribusi penting dalam forum tersebut. Di hadapan peserta diskusi, Guntur memaparkan secara rinci aspek teknis pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi, mulai dari perencanaan, spesifikasi teknis, standar mutu pekerjaan, hingga fungsi pengawasan.

“Pak Guntur di tengah forum banyak menyampaikan informasi dan edukasi teknis infrastruktur. Kami, pemuda Tanah Merah, merasa mendapatkan banyak tambahan ilmu teknis seputar pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi,” ungkap Anam.

Secara kelembagaan, Dinas PUPR Bangkalan memiliki tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang. Khusus pada Bidang Jalan Kabupaten dan Jembatan, tupoksinya meliputi perencanaan, pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan jalan serta jembatan kabupaten, termasuk pengendalian mutu pekerjaan dan pengawasan teknis pelaksanaan di lapangan.

Selain itu, PUPR juga berperan dalam penyediaan dan pengelolaan sistem irigasi, guna mendukung ketahanan pangan, kelancaran aktivitas ekonomi, serta keselamatan pengguna jalan. Peran ini menuntut transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi kepada publik, terutama dalam proyek-proyek yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Anam menilai, sinergi antara camat dan PUPR menjadi kunci utama agar pembangunan infrastruktur benar-benar memberi manfaat maksimal bagi warga. Camat berperan sebagai koordinator wilayah dan penghubung aspirasi masyarakat, sementara PUPR bertanggung jawab atas aspek teknis dan kualitas pekerjaan.

“Kalau camat kuat dalam koordinasi dan PUPR terbuka dalam teknis, maka potensi masalah di lapangan bisa diminimalisir,” tegas Anam.

Pemuda Tanah Merah berharap, dialog seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi model komunikasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan keterbukaan informasi dan penguatan tupoksi masing-masing pihak, pembangunan infrastruktur di Tanah Merah diharapkan semakin tepat sasaran, berkualitas, dan berkelanjutan.


(red)

223

Baca Lainnya