SURABAYA | klikku.id — Kompleksitas persoalan pembangunan kian menuntut kerja bareng lintas sektor.
Menjawab tantangan itu, Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Airlangga menggelar PEACE Vaganza (Postgraduate School Education Expo and Leader Talk) di Hall Majapahit, ASEEC Tower Kampus Dharmawangsa-B, Rabu (4/2).
Ajang ini menjadi titik temu strategis antara SPS UNAIR dengan mitra dari pemerintahan, institusi pendidikan, hingga jejaring internasional. Tujuannya satu: menyelaraskan ilmu, kebijakan, dan praktik pembangunan agar berdampak nyata.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAIR Prof Mochammad Amin Alamsjah menegaskan, isu kebijakan publik, transformasi digital, ketahanan sosial, dan penguatan SDM tak bisa lagi diselesaikan secara parsial.
“Perguruan tinggi harus berperan sebagai knowledge hub, policy partner, dan ruang dialog strategis,” ujarnya.
Menurutnya, PEACE Vaganza memikul tiga makna penting: ruang temu kepemimpinan, penguatan jejaring kolaborasi, serta etalase kapasitas akademik SPS.
Melalui education expo, SPS menampilkan program pascasarjana yang tak hanya menguatkan keilmuan, tetapi juga berorientasi pada dampak bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Direktur SPS UNAIR Prof Achmad Chusnu Romdhoni menambahkan, kampus tidak boleh berhenti sebagai menara gading. “SPS ingin hadir sebagai policy hub. Riset dan pemerintahan harus berjalan beriringan dan saling menguatkan,” katanya.
Ia optimistis, kolaborasi yang konsisten akan menumbuhkan kepercayaan publik sekaligus melahirkan solusi berkelanjutan.
Tak sekadar forum diskusi, PEACE Vaganza juga menjadi ajang pematangan kemitraan. Sejumlah Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement ditandatangani dengan para pemangku kebijakan, di antaranya Pemkab Lamongan, Pasuruan, Situbondo, KPPU, Kementerian Dikdasmen, BPJS, serta mitra lainnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, UNAIR menegaskan posisinya sebagai penggerak collaborative leadership: kepemimpinan yang inklusif, adaptif, dan berbasis bukti. Targetnya menghadirkan kebijakan dan inovasi yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. AMan
