Kesehatan Pendidikan Peristiwa

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:28 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Unusa Buka 2 PPDS Baru, Fokus Cegah Stunting dan Tekan TBC di Jatim

SURABAYA | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kian serius menjawab tantangan kesehatan nasional.

Melalui Fakultas Kedokteran (FK), Unusa resmi membuka dua Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), yakni Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) serta Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi.

Peluncuran dilakukan bersama Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra (UC) dan Universitas Hang Tuah (UHT), Sabtu (21/2). UC membuka dua PPDS, sedangkan UHT lima PPDS.

PPDS Obgyn Unusa mengusung visi melahirkan dokter spesialis yang unggul, transformatif, dan humanistik berlandaskan nilai Ibnu Sina. Keunggulan program ini terletak pada tata kelola antenatal berbasis nutrisi janin.

Pendekatan tersebut menempatkan kesehatan sejak dalam kandungan sebagai fondasi kualitas hidup, sekaligus strategi pencegahan stunting.

Sementara itu, PPDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi dirancang mencetak dokter spesialis respirasi yang inovatif, profesional, dan berdaya saing global, dengan fokus khusus pada penanggulangan tuberkulosis (TBC).

Penguatan bidang ini dinilai mendesak. Indonesia masih menempati peringkat kedua kasus TBC tertinggi di dunia setelah India.

Di tingkat nasional, Jawa Timur berada di posisi kedua setelah Jawa Barat. Kondisi itu membuat kebutuhan dokter spesialis respirasi semakin krusial.

Rektor Unusa Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA menyebut pembukaan dua PPDS ini sebagai langkah strategis dari hulu hingga hilir.

“Kesehatan generasi bangsa dimulai sejak dalam kandungan dan dijaga sepanjang kehidupan. Kami ingin berkontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dekan FK Unusa Dr dr Handayani menambahkan, pendidikan dirancang tak hanya menekankan kompetensi klinis, tetapi juga integritas moral dan kepedulian sosial. Nilai keilmuan, kemanusiaan, dan keislaman diintegrasikan dalam proses pembelajaran.

Kedua program tersebut ditargetkan menjadi pusat unggulan pendidikan spesialis yang berkontribusi pada pencegahan penyakit sejak dini, pengendalian penyakit menular strategis, serta penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas dan teknologi.

Menuju 2035, FK Unusa membidik lahirnya dokter spesialis berdaya saing global yang mampu memimpin transformasi layanan kesehatan di Indonesia. AMan


 

73

Baca Lainnya