BANGKALAN | klikku.id — Penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Bangkalan terus diperkuat pada musim tanam (MT) pertama tahun ini. Pihak penyedia pupuk memastikan jaringan distribusi telah menjangkau seluruh wilayah kecamatan guna memenuhi kebutuhan petani secara merata.
AE Pupuk Indonesia wilayah Bangkalan, Yoppy Sandy, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 112 kios pupuk subsidi yang bekerja sama dalam proses penyaluran di seluruh wilayah kabupaten. “Total ada 112 kios yang tersebar di seluruh kecamatan di Bangkalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebaran kios tersebut relatif merata di 18 kecamatan, dengan jumlah berkisar antara 4 hingga 9 kios di tiap kecamatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan akses petani terhadap pupuk subsidi semakin mudah dan dekat. “Setiap kecamatan rata-rata antara 4 sampai 9 kios,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yoppy menekankan pentingnya kedisiplinan para pemilik kios dalam menjalankan aturan penyaluran pupuk subsidi, terutama pada momen musim tanam pertama yang menjadi fase krusial bagi petani.
Ia mengingatkan agar stok pupuk di tingkat kios tetap tersedia dan tidak mengalami kekosongan. Selain itu, penyaluran kepada petani harus mengacu pada ketentuan harga eceran tertinggi (HET) serta sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Stok jangan sampai kosong, penyaluran harus sesuai HET, dan penebusan harus sesuai juknis pengelolaan pupuk bersubsidi,” tegasnya.
Sebelumnya, Dinas Pertanian Bangkalan juga memastikan bahwa distribusi pupuk subsidi dilakukan berdasarkan data elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), sehingga lebih tepat sasaran dan transparan.
Dengan penguatan jaringan kios serta pengawasan distribusi, diharapkan penyaluran pupuk subsidi di Bangkalan dapat berjalan optimal dan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani.
#Anam
