Daerah Hallo Polisi Kasuistika

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:12 WIB

1 jam yang lalu

logo

Dok foto gambar klikku.id Anam Biro Bangkalan.

Dok foto gambar klikku.id Anam Biro Bangkalan.

Bak Truk Berisi Tangki, Sopir dan Kernet Diamankan Polres Bangkalan: Pintu Masuk Bongkar Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANGKALANklikku.id — Pengamanan satu unit truk bak bermuatan tangki berisi solar oleh jajaran Polres Bangkalan mulai dipandang sebagai pintu masuk penting untuk membongkar dugaan praktik mafia solar subsidi di Madura. Kasus ini kini kian hangat di muka publik setelah fakta di lapangan menunjukkan kendaraan yang diamankan bukan sekadar truk biasa, melainkan kendaraan modifikasi dengan tangki tersembunyi yang diduga dipakai mengangkut solar subsidi dalam jumlah besar. �
Kliktimes.id + 1

Truk tersebut diamankan aparat setelah diduga menjadi sumber tumpahan solar di sepanjang jalur Arosbaya hingga Kota Bangkalan yang memicu rentetan kecelakaan lalu lintas. Sopir dan kernet truk kini telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut, sementara polisi mulai menelusuri asal muatan, kepemilikan solar, hingga tujuan distribusinya. �
Koran Madura + 1

Kasus ini menyedot perhatian publik bukan hanya karena menyebabkan jalan licin dan kecelakaan beruntun, tetapi juga karena mengungkap dugaan pola distribusi solar subsidi di luar jalur resmi. Dari hasil pendalaman awal, polisi menemukan bahwa kendaraan tersebut merupakan truk bak yang dimodifikasi. Di dalam bak truk, petugas mendapati tangki berkapasitas sekitar 5.000 liter atau lima ton yang diduga sengaja disamarkan untuk mengangkut solar. �
Murianetwork + 1

Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan membenarkan bahwa kendaraan tersebut telah diamankan bersama dua awaknya. Berdasarkan keterangan awal, truk diketahui berangkat dari wilayah Pamekasan dan hendak menuju Surabaya. Namun polisi belum berhenti pada dugaan pelanggaran lalu lintas semata, sebab fokus penyelidikan kini mulai bergeser pada dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi. �
Kabar Madura + 1

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menegaskan bahwa aparat saat ini masih mendalami sumber solar, pemilik muatan, serta pihak yang diduga akan menerima distribusi tersebut. Pendalaman itu dinilai menjadi titik krusial untuk mengurai apakah kasus ini berdiri sendiri atau justru bagian dari rantai distribusi ilegal yang lebih besar. �
Koran Madura

Sejumlah kalangan menilai pengamanan sopir dan kernet tidak boleh berhenti sebagai penindakan lapangan semata. Publik kini menaruh perhatian besar pada langkah lanjutan aparat untuk membongkar aktor utama di balik distribusi solar tersebut, mulai dari pemilik modal, penyuplai, hingga jaringan pembeli yang diduga bermain di jalur industri maupun distribusi non-subsidi. �
Kliktimes.id

Sorotan publik menguat karena modus penggunaan truk bak bertangki tersembunyi dinilai bukan pola distribusi biasa. Modifikasi semacam itu memunculkan dugaan adanya perencanaan sistematis untuk mengelabui pengawasan, sekaligus menghindari deteksi distribusi BBM bersubsidi di luar peruntukan. Jika dugaan ini terbukti, maka perkara tersebut tidak lagi dipandang sebagai pelanggaran administratif, melainkan berpotensi mengarah pada dugaan kejahatan distribusi energi bersubsidi yang terstruktur. �
Kliktimes.id + 1

Secara hukum, dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dapat dijerat melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Dalam ketentuan tersebut, penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi tanpa izin dapat berujung pidana penjara dan denda berat. �
Kliktimes.id

Kini, perkara tersebut tidak lagi dipandang semata sebagai insiden tumpahan solar yang memicu kecelakaan. Di mata publik, pengamanan truk, sopir, dan kernet justru menjadi pintu masuk penting untuk menelusuri dugaan praktik mafia solar subsidi yang selama ini diduga bergerak senyap di jalur distribusi Madura–Surabaya. Publik menunggu apakah Polres Bangkalan akan berhenti pada sopir dan kernet, atau benar-benar menelusuri jaringan besar di belakangnya.

#Anam

23

Baca Lainnya