Nasional Pendidikan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:48 WIB

19 jam yang lalu

logo

Bersama Kampus Teknologi Jepang, Unusa Kembangkan AI untuk Pendidikan Tinggi 

SURABAYA | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mulai menjajaki kolaborasi internasional dengan kampus teknologi asal Jepang, Kyoto Computer Gakuin, untuk pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di dunia pendidikan tinggi.

Penjajakan kerja sama itu mengemuka dalam kuliah tamu bertajuk AI Architecture in Higher Education, yang menghadirkan akademisi Jepang, Prof. Ananda Nepal, di auditorium Unusa.

Dalam pemaparannya, Prof. Ananda menjelaskan bagaimana AI mulai mengubah sistem pendidikan di berbagai negara. Termasuk mekanisme pengakuan kredit akademik dari pembelajaran mandiri berbasis platform digital.

Menurutnya, mahasiswa kini bisa memperoleh kompetensi dari berbagai sumber, seperti Coursera, edX, maupun pelatihan industri profesional.

Sertifikat digital dari platform tersebut, nantinya dapat diverifikasi menggunakan teknologi AI sebelum diakui menjadi kredit akademik.

“AI bisa membantu memverifikasi keaslian sertifikat, kesesuaian materi, hingga relevansinya dengan capaian pembelajaran kampus,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Meski begitu, Ia menambahkan, proses akademik tetap melibatkan dosen dan fakultas, sebelum SKS diberikan kepada mahasiswa. Konsep ini dinilai membuka peluang pendidikan yang lebih fleksibel dan adaptif, terhadap perkembangan teknologi global.

Selain pengakuan kredit, AI juga disebut mampu mengubah aktivitas kampus menjadi konten edukatif digital. Rekaman kuliah, seminar, hingga praktikum dapat diproses menjadi ringkasan materi, podcast, video pembelajaran, bahkan terjemahan multibahasa.

“Perguruan tinggi ke depan tidak hanya menjadi ruang belajar formal, tetapi juga pusat distribusi pengetahuan digital,” tambahnya.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi juga membahas peluang kerja sama lain, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, joint course, hingga riset bersama di bidang teknologi dan AI.

Wakil Rektor III Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Bambang Sektiari Lukiswanto, menyambut positif rencana tersebut.

“Harapannya, kolaborasi internasional ini dapat memperkuat kompetensi global mahasiswa dan dosen Unusa, di era transformasi digital,” ungkapnya. AM@n

20

Baca Lainnya